Jasa Marga mencatat nyaris 500 ribu kendaraan meninggalkan DKI Jakarta selama periode liburan panjang ini. Padahal saat ini DKI Jakarta masih menjadi 'juara 1' wabah COVID-19 di Indonesia.
- Elvariza Opita
- Senin, 17 Agustus 2020 - 21:49 WIB
WowKeren - Hari Kemerdekaan Indonesia tiba pada Senin (17/8) hari ini, menyebabkan adanya libur panjang bila dihitung dari akhir pekan lalu. Hal ini tentu tak disia-siakan sejumlah orang yang ingin mencari suasana baru sebelum kembali berjibaku dengan rutinitas harian.
Salah satunya dibuktikan dengan catatan sebanyak 498.845 kendaraan yang meninggalkan Jakarta selama libur panjang ini. Padahal untuk mengingatkan kembali, pandemi COVID-19 di Indonesia masih belum teratasi, bahkan sudah menembus 141 ribu kasus sampai hari ini.
"Total volume lalin yang meninggalkan Jakarta ini naik 18,7 persen jika dibandingkan lalin normal," kata Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk., Dwimawan Heru, Senin (17/8). "Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta mayoritas sebanyak 49,41 persen menuju arah timur, 26,70 persen menuju arah barat, dan 23,89 persen menuju arah selatan."
Lebih lanjut dituturkan, persentase yang tercatat merupakan akumulasi arus lalu lintas (lalin) dari beberapa gerbang tol. Seperti misalnya Gerbang Tol (GT) Cikupa (arah barat), GT Ciawi (arah selatan), serta GT Cikampek dan GT Kalihurip Utama (arah timur).
Di GT Cikampek Utama 1, tercatat 129.332 kendaraan meninggalkan Jakarta, naik sebesar 39,2 persen dari lalin normal. Di GT Kalihurip Utama 1, sebanyak 117.146 kendaraan meninggalkan Jakarta, naik sebesar 20,9 persen dari lalin normal.
"Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah timur adalah sebanyak 246.478 kendaraan," sambung Heru, dilansir dari Kompas. "Naik sebesar 29,9 persen dari lalin normal."
Kepadatan yang terjadi di jalan bebas hambatan pun wajib diwaspadai oleh para pengguna jalan. Karena itulah Jasa Marga engimbau kepada pengguna jalan tol agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol.
"Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak) saat berada di tempat istirahat," tegas Heru. "Isi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas, serta istirahat jika lelah berkendara."
(wk/elva)