Digelar Daring dengan Belasan Ribu Peserta, Upacara HUT RI Ke-75 Pecahkan Rekor Muri
Nasional

Untuk upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-75 sendiri, pihak Istana telah menyediakan jumlah kuota dengan angka yang cukup unik, yakni 17.845 peserta.

WowKeren - Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) memberikan penghargaan kepada Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara terkait pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke-75. Upacara ini diikuti oleh peserta dengan jumlah terbanyak secara daring.

Penghargaan diserahkan Pendiri Muri Jaya Suprana secara simbolik oleh perwakilan Muri kepada Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. Terkait jumlah peserta terbanyak, rupanya tak hanya memecahkan ekor di Indonesia namun juga dunia.

"Dengan ini secara resmi Muri menganugerahkan piagam penghargaan kepada Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara," kata Jaya pada jumpa pers seperti ditayangkan pada akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (17/8). "Atas penyelenggaraan rekor sebagai pemrakarsa dan penyelenggara upacara peringatan HUT kemerdekaan secara daring oleh peserta terbanyak."

Untuk upacara ini sendiri, pihak Istana telah menyediakan jumlah kuota dengan angka yang cukup unik, yakni 17.845 peserta. Jaya menilai bahwa Indonesia adalah negara pertama yang menggelar upacara kemerdekaan secara daring dengan diikuti oleh belasan ribu peserta.


"Piagam penghargaan rekor ini bukan hanya Indonesia, tapi juga rekor dunia," lanjut Jaya. "Karena belum pernah penyelenggaraan acara kemerdekaan negara lain diselenggarakan secara daring."

Sementara itu, Heru menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan tersebut. "Di sini ada 60-70 putra putri yang kami pilih jadi host untuk memandu acara kenaikan maupun penurunan bendera secara daring," ucap Heru.

Pelaksanaan upacara peringatan Kemerdekaan RI memang sedikit berbeda kali ini akibat pandemi COVID-19. Upacara digelar secara terbatas di Istana Negara yang hanya diikuti oleh enam pejabat termasuk Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Sehingga masyarakat yang ingin menghadiri upacara ini begitu pula dengan pejabat harus mengikutinya secara virtual atau daring.

Sebelumnya, diberitakan jika masyarakat yang hendak mengikuti upacara ini bisa mendaftarkan diri terlebih dahulu sebelum hari H. Pendaftaran ini mulai dibuka sejak pekan lalu. Apabila telah disetujui, maka pendaftar akan mendapat pemberitahuan melalui WhatsApp dan email.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait