Sementara itu, Indonesia melaporkan 1.902 kasus COVID-19 baru pada Rabu (19/8) hari ini. Dengan demikian, jumlah kasus positif COVID-19 di Tanah Air kini telah mencapai 144.945.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 19 Agustus 2020 - 16:44 WIB
WowKeren - Jumlah pasien COVID-19 di Indonesia yang dinyatakan sembuh kian bertambah. Dalam dua hari terakhir, angka kesembuhan harian bahkan lebih tinggi dibanding tambahan kasus positif baru.
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan ada 2.351 pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh pada hari ini, sehingga total sudah ada 98.657 pasien sembuh. Dengan demikian, persentase kesembuhan COVID-19 di Indonesia hampir mencapai 70 persen, tepatnya 68,1 persen.
Sementara itu, Indonesia melaporkan 1.902 kasus COVID-19 baru pada hari ini. Dengan demikian, jumlah kasus positif COVID-19 di Tanah Air kini telah mencapai 144.945.
Sementara itu, kasus kematian akibat COVID-19 juga bertambah sebanyak 69 orang pada hari ini. Dengan demikian, angka kematian akibat COVID-19 di Tanah Air kini telah mencapai 6.346 orang atau 4,4 persen dari jumlah keseluruhan.
Sementara itu, Satgas Penanganan COVID-19 juga telah mengungkapkan wilayah dengan tingkat kesembuhan COVID-19 tertinggi di Indonesia. Data ini diambil dari hasil analisis mingguan pekan lalu.
Yang pertama ada Kota Denpasar di Bali dengan tingkat kesembuhan mencapai 92,13 persen. Kemudian disusul oleh Kota Surabaya di Jawa Timur dengan tingkat kesembuhan mencapai 74,68 persen, dan Kota Makassar di Sulawesi Selatan dengan 70 persen.
Kota Denpasar juga menjadi wilayah dengan persentase kematian akibat COVID-19 terendah di Indonesia. Satgas Penanganan COVID-19 mencatat persentase kematian akibat COVID-19 di Kota Denpasar hanya 1 persen, lalu Kota Jayapura 1,3 persen, dan Kota Depok 3,21 persen.
Sementara untuk persentase jumlah kasus COVID-19 aktif tertinggi, Kota Jayapura berada di peringkat pertama dengan jumlah 49,22 persen. Disusul oleh Kota Medan yang mencatat kasus aktif sebanyak 47,51 persen dan Kota Banjarmasin 39,26 persen
Di sisi lain, Satgas COVID-19 juga menyatakan ada 20 wilayah dengan kasus kumulatif terbanyak di Indonesia. 20 wilayah yang berasal dari perkotaan dan bukan dari kabupaten tersebut menyumbangkan 53 persen dari keseluruhan kasus COVID-19 di Tanah Air.
Anggota tim pakar Satgas COVID-19, Dewi Nur Aisyah, menjelaskan jika hal tersebut disebabkan karena penduduk di kota lebih pada dari desa. Selain itu, mobilitas manusia di kota juga lebih tinggi sehingga virus corona lebih cepat menyebar.
(wk/Bert)