Lumbung Pangan Jatim Tetap Buka Meski 21 Karyawannya Positif COVID-19
Instagram/lumbungpanganjatim
Nasional

Penanggung jawab Lumbung Pangan Jatim, Erlangga Satriagung, mengungkapkan temuan ini bermula dari satu orang karyawan yang mengalami gejala dan dinyatakan positif COVID-19 usai menjalani tes swab.

WowKeren - 21 orang karyawan Lumbung Pangan Jawa Timur dinyatakan positif terjangkit virus corona (COVID-19). "Iya benar, ada 21 yang positif, baru keluar hasilnya," ungkap penanggung jawab Lumbung Pangan Jatim, Erlangga Satriagung, pada Rabu (19/8) hari ini.

Menurut Erlangga, temuan ini bermula dari satu orang karyawan yang mengalami gejala dan dinyatakan positif COVID-19 usai menjalani tes swab. Karena ada satu lagi karyawan yang dinyatakan positif COVID-19, pihak Lumbung Pangan Jatim lantas melakukan tes swab massal kepada puluhan karyawan lainnya.

Hasilnya, sebanyak 15 orang dinyatakan positif COVID-19 dua hari lalu. Kemudian karyawan Lumbung Pangan Jatim yang dinyatakan positif COVID-19 bertambah lagi sebanyak empat orang pada hari ini.

"Jadi pertama itu ada satu, di tambah satu lagi," jelas Erlangga. "Kemudian dua hari lalu muncul 15 positif, dan hari ini baru setengah jam lalu keluar empat orang positif."

Meski demikian, pihak pengelola tetap membuka Lumbung Pangan yang berlokasi di Jatim Expo Internasional, Kota Surabaya, tersebut. Menurut Erlangga, Lumbung Pangan Jatim tetap dibuka sesuai dengan rekomendasi dari Dinas Kesehatan.


"Pelayanan tetap. Jadi rekomendasi dari dinas kesehatan, bagi (karyawan) yang negatif tetap bisa menjalankan aktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan," terang Erlangga. "Negatif kan tidak ada masalah."

Menurut Erlangga, sebagian besar pegawai yang dinyatakan positif COVID-19 itu bertugas di divisi online dan keuangan. Oleh sebab itu, pelayanan belanja offline dinilai tidak terlalu terpengaruh.

"Penutupan juga tidak ada, cuma, akan ada terganggu tiga hari, karena 21 orang (yang positif) terbanyak teman yang handle online dan keuangan," ungkap Erlangga. Ia pun berencana untuk meliburkan sementara sembari melakukan perekrutan karyawan untuk posisi online dan keuangan selama tiga hari ke depan.

Di sisi lain, salah seorang pengunjung Lumbung Pangan Jatim bernama Choirul Anam mengaku tak mengetahui kabar adanya 21 karyawan yang positif COVID-19. Meski demikian, warga Prapen, Surabaya, tersebut mengaku tak terlalu khawatir karena sudah ada protokol kesehatan yang dipersiapkan di Lumbung Pangan Jatim.

"Kalau soal itu belum tahu saya," kata Choirul dilansir CNN Indonesia. "Tapi enggak takut sih, lebih hati-hati lagi, karena sudah ada protokol kesehatan juga."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait