Akun pribadi Epidemiolog FKM UI, Pandu Riono, diduga diretas pada Rabu (19/8) malam. Kekinian banyak yang mengaitkan peretasan ini dengan seringnya Pandu mengkritik kebijakan penanganan Corona.
- Elvariza Opita
- Jumat, 21 Agustus 2020 - 16:17 WIB
WowKeren - Sosok Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono, menjadi sangat akrab di kalangan publik karena kerap memberikan pendapatnya sebagai pakar di tengah pandemi COVID-19. Kerap kali Pandu pun menyampaikan kritikan terhadap kebijakan penanganan wabah oleh pemerintah.
Dan di tengah berbagai kritikan tersebut, mendadak Twitter Pandu, @drpriono, mengalami peretasan. Pada Rabu (19/8) malam, terdapat unggahan yang berisi foto dan informasi bersifat pribadi di akun Pandu.
Setelahnya sejumlah rekan Pandu menegaskan bahwa akun media sosial sang pakar diduga diretas. "Teman2, nampaknya akun @drpriono dibajak & digunakan utk menjatuhkan reputasi beliau," ujar mantan Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Yanuar Nugraha, lewat akun Twitter-nya yang sudah terverifikasi.
Dikonfirmasi oleh Kompas, rupanya sampai sekarang akun Twitter Pandu masih belum pulih pasca diretas. "Belum dan masih dibantu oleh teman-teman. Langkahnya (setelah ini) hanya ingin bisa nge-tweet lagi," ujar Pandu, Jumat (21/8).
Pandu menegaskan peretasan akun Twitter-nya ini tak akan menghalangi langkahnya memberikan pandangan soal kebijakan penanganan COVID-19. "Saya tidak pernah berniat untuk berhenti untuk menyampaikan pada setiap kesempatan, baik dalam pertemuan ilmiah atau media sosial," tegas akademisi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat itu.
Namun demikian, Pandu juga menyatakan tak akan melaporkan perihal peretasan ini ke kepolisian. Sebab semestinya kasus peretasan ini ditangani oleh pemerintah, meski ia tak memberikan alasan jelas di balik pernyataannya.
Pandu pun mengaku akan tetap fokus terhadap isu penanganan pandemi COVID-19 yang menurutnya belum berhasil. Peretasan ini atau berbagai pemberitaan lain bagi Pandu merupakan pengalihan isu yang sebaiknya disingkirkan sejenak.
"Fokus pada isu penanganan pandemi yang belum berhasil. Jangan terpancing pengalihan isu dan isu lainnya," pungkasnya.
Pandu memang dikenal kerap memberikan kritikan frontal atas kebijakan pemerintah dalam menangani wabah virus Corona. Seperti yang terbaru, Pandu menyebut Satuan Tugas Penanganan COVID-19 merupakan tameng Presiden Joko Widodo yang menurutnya sudah sangat gagal dalam mengatasi pandemi.
Selain itu, Pandu juga pernah menyampaikan dengan tegas Indonesia saat ini belum terbebas dari gelombang pertama wabah virus Corona. Serta sebelumnya juga pernah menyatakan ketidakpercayaan atas zona Corona ala Satgas COVID-19.
(wk/elva)