Kasus Corona di Indonesia Bertambah 50 Ribu Hanya Dalam Waktu 26 Hari
Nasional

Kasus corona di Indonesia mencapai angka 50 ribu pertama dalam waktu 115 hari, yakni pada 25 Juni 2020 lalu. Kala itu, positivity rate COVID-19 berada di angka 11,6 persen.

WowKeren - Kasus virus corona (COVID-19) di Indonesia telah mencapai angka 153.535 per Minggu (23/8) kemarin. Dari jumlah tersebut, 107.500 pasien atau 70 persen dari total keseluruhan dinyatakan telah sembuh. Sebanyak 6.680 orang atau 4,4 persen dari total keseluruhan pun dilaporkan meninggal dunia.

Laju corona di Indonesia sendiri tampak semakin cepat. Dibutuhkan waktu yang lebih singkat untuk bisa mencapai jumlah 50 ribu kasus sejak COVID-19 pertama kali diumumkan masuk ke Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu.

Kasus corona di Indonesia mencapai angka 50 ribu pertama dalam waktu 115 hari, yakni pada 25 Juni 2020 lalu. Kala itu, positivity rate COVID-19 berada di angka 11,6 persen.

Kemudian, kasus terus bertambah dan mencapai angka 100 ribu pada 27 Juli. Dengan demikian, hanya butuh waktu 32 hari bagi Indonesia untuk mencapai angka 50 ribu kasus yang kedua. Saat itu, positivity rate COVID-19 naik menjadi 13,1 persen.

Kini, Indonesia hanya membutuhkan waktu 26 hari untuk mencapai angka 50 ribu kasus yang ketiga. Diketahui, jumlah kasus COVID-19 menembus 150 ribu pada Sabtu (22/8) lalu. Positivity rate COVID-19 juga meningkat menjadi 15,79 persen.


Sementara itu, Indonesia melaporkan 2.037 kasus COVID-19 baru pada Minggu (23/8) kemarin. Provinsi DKI Jakarta kembali menjadi penyumbang terbesar dan melaporkan 615 kasus COVID-19 baru.

Setelah itu ada provinsi Jawa Timur yang melaporkan 279 kasus COVID-19 baru dan Jawa Tengah yang melaporkan 188 kasus baru. Kabar baiknya, ada 12 provinsi yang melaporkan angka penambahan kasus positif corona baru di bawah 10.

Kemudian, ada empat provinsi yang melaporkan nihil kasus baru COVID-19 kemarin. Antara lain adalah Aceh, Bengkulu, Jambi, dan Papua.

Di sisi lain, tambahan pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh ini terus berada di kisaran 2 ribu orang per hari sejak Rabu (19/8) pekan lalu hingga kini. Hal ini tentu saja menjadi tren positif yang diharapkan dapat terus dipertahankan ke depannya.

Sedangkan kasus kematian harian akibat COVID-19 masih berada di kisaran 80 orang per hari. Pada Minggu (23/8) kemarin, Jatim melaporkan kasus kematian harian COVID-19 tertinggi, yakni 19 orang. Jumlah kumulatif kasus kematian akibat COVID-19 di Jatim juga merupakan yang tertinggi di tingkat nasional, yaitu mencapai 2.172 orang.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait