Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir memastikan tidak terjadi penularan lantaran semua peserta sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 25 Agustus 2020 - 16:52 WIB
WowKeren - Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzy Marsitawati positif terpapar COVID-19. Hal ini diketahui dari hasil tes swab secara mandiri.
"Swabnya itu melakukan mandiri di RS Pelni," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir, Senin (24/8). "Hasilnya tuh baru turun tadi pagi kalau enggak salah. Positif."
Saat ini, Suzi telah diisolasi di Rumah Sakit Pelni, Petamburan, Jakarta Pusat. Terkait darimana Suzy terpapar, Chaidir mengatakan pihaknya masih belum mengetahui secara pasti.
Sebelum dinyatakan positif COVID-19, Suzy rupanya sempat menghadiri rapat pimpinan (Rapim) dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kendati demikian, Chaidir memastikan jika Suzy tidak menulari pejabat lain.
Ia menegaskan jika seluruh peserta rapat telah menjalani pemeriksaan COVID-19 dan dalam keadaan yang sehat. Selain itu, ia juga memastikan tidak terjadi penularan lantaran semua peserta sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.
"Tapi, perlu saya tegaskan bahwa pada saat rapim, 19 Agustus lalu, peserta rapim telah mengikuti prosedur tes COVID-19 terlebih dahulu, dan dinyatakan sehat," kata dia. "Penularan tidak terjadi di ruangan rapim karena kami sudah menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat."
Pemprov DKI Jakarta memang masih menggelar rapat secara fisik, meskipun sebagian besar rapat dilakukan secara virtual. Rapat fisik masih dilakukan guna membahas isu-isu penting, dengan tetap mengedepankan protokol pencegahan COVID-19. Ia pun juga telah mengimbau agar jika ada karyawan yang positif COVID-19 harus segera melapor ke BKD dan melakukan isolasi mandiri.
"Peserta rapat harus duduk berjarak, harus memakai masker, sehingga harapannya bisa mencegah penularan virus," ujar Chaidir. "Untuk pegawai yang terkonfirmasi COVID-19, dapat melapor pada BKD dan melakukan isolasi mandiri."
Menindaklanjuti temuan ini, Chaidir menyatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan swab secara massal. "Dengan hasil swab massal, maka terindikasi muncul ada beberapa yang positif," pungkasnya.
(wk/zodi)