Menkominfo Sarankan Pilkada Digital, Puji Jaringan Internet Indonesia
https://kominfo.go.id/
Nasional

Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny G. Plate menyarankan Pilkada Serentak 2020 digelar secara digital, turut memuji kualitas internet di Indonesia.

WowKeren - Pemerintah Indonesia akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada Desember 2020 mendatang. Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny G. Plate lantas menyarankan Pilkada Serentak digelar secara digital.

Johnny memuji kualitas internet di Indonesia saat ini. Menurutnya, kualitas internet di Tanah Air telah siap jika akan dipakai untuk menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 secara digital.

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) sendiri saat ini telah membangun infrastruktur komunikasi dan informasi di seluruh daerah Indonesia. Hal tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan oleh penyelenggara pemilu untuk menggelar pilkada.

”Secara teknis teknologi yang sudah dimiliki Indonesia saat ini, termasuk di dalamnya sertifikat elektronik dan quality of service dari sinyal bandwidth yang tersedia,” kata Johnny saat bertemu Ketua KPU Arief Budiman dan Ketua Bawaslu Abhan di Jakarta, Jumat (28/8). “Sudah memungkinkan kita untuk melakukan proses pemilihan kepala daerah secara digital.”


Oleh sebab itu, KPU dan Bawaslu diminta untuk mulai mempertimbangkan lokasi TPS dengan matang jika memang akan menggelar pilkada secara digital. Hal ini dilakukan dengan memilih lokasi TPS yang memiliki sinyal internet 4G dengan baik.

Menurut Johnny, sudah saatnya Indonesia mulai mengikuti perkembangan zaman dengan beralih ke serba teknologi. Salah satunya adalah menggelar pemilu secara digital di Pilkada 2020 sebagai uji coba agar Pilpres 2024 mendatang semakin siap.

Johnny menegaskan jika kementeriannya akan mendukung penuh penyelenggaraan pemilu secara digital. Meski demikian, Johnny tetap menyerahkan keputusan akhir kepada KPU dan Bawaslu.

”Tetapi pasti dengan berbagai pertimbangannya, tahapannya, yang dipilih adalah tahapan paling mudah untuk kita pertanggungjawabkan,” papar Johnny. “Saya yakin itu jadi pilihan KPU dan Bawaslu saat ini.”

Sebelumnya, KPU juga sempat melakukan uji coba penerapan sistem rekapitulasi elektronik untuk Pilkada 2020. Hasil penghitungan di TPS bisa langsung dipindai dan dikirim ke pusat data. Sistem ini disebut bisa memangkas waktu dan mengurangi kesalahan.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait