Anies Sesumbar Kasus Aktif Corona DKI Turun, DPRD Tak Setuju Dengan Alasan Ini
Getty Images/NurPhoto
Nasional

Gubernur Anies Baswedan mengklaim jika kasus aktif virus corona di DKI Jakarta sudah menurun, DPRD langsung mengutarakan ketidaksetujuannya dengan alasan ini.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengklaim jika kasus aktif virus corona (COVID-19) di ibu kota mulai menurun dalam satu pekan terakhir. Namun, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta rupanya sama sekali tidak setuju dengan pernyataan Anies tersebut.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani mengingatkan jika kasus COVID-19 di ibu kita saat ini masih gawat. Bahkan, ia mengingatkan sewaktu-waktu Jakarta bisa mencatat lonjakan kasus virus corona. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh pihak untuk tetap waspada dengan penyebaran COVID-19 dan tidak jumawa karena pernyataan Anies.

”Dia cuma bilang kasus aktif, DKI wajar. Sebelumnya saya sudah sering sampaikan, DKI warning,” kata Zita seperti dilansir dari Detik, Senin (31/8). “Angkanya akan terus naik kalau kita tidak siap. Kesadaran masyarakatnya rendah, dan Pemprov kurang mengedukasi.”

Selain menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat DKI terhadap protokol kesehatan, Zita juga turut menyoroti penanganan virus corona di rumah sakit. Ia mengatakan jika rumah sakit (RS) rujukan corona di Jakarta saat ini terus meningkat.

Menurut Zita, daya tampung rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI saat ini sudah masuk lampu kuning dan terancam merah. Ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk mulai bersiap-siap dan sigap menghadapi ancaman gelombang kedua atau second wave pandemi virus corona.


”Apalagi sekarang tingkat okupansi Rumah Sakit rujukan kita sudah lampu kuning, sebentar lagi merah, begitu juga tenaga medis,” ujar Zita. “Hadapi second wave harus lebih sigap.”

Secara khusus Zita juga menyampaikan pesan kepada Anies Baswedan untuk lebih berhati-hati dalam membuat kebijakan. Salah satunya adalah terkait wacana pembukaan bioskop yang dinilai tidak tepat dilakukan mengingat situasi penyebaran virus corona di ibu kota masih sangat tinggi.

”Pak Gubernur harus lebih hati-hati dalam mengeluarkan kebijakan,” pesan Zita. “Masyarakat sudah bisa menahan diri, jangan pancing mereka untuk keluar dengan kebijakan yang kita buat, contohnya rencana buka bioskop.”

Sebelumnya, Anies Baswedan menyebut kasus aktif COVID-19 di Jakarta sudah mengalami penurunan secara signifikan dalam seminggu terakhir. Meski demikian, ia sama sekali tidak memaparkan data jumlah penurunan kasus tersebut.

”Nah, alhamdulillah dalam pekan terakhir ini jumlah kasus aktif itu menurun secara signifikan,” ujar Anies dalam acara Webinar dengan tema 'Tantangan Perubahan Perilaku Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru', Senin (31/8). “Artinya apa?”

”Jumlah orang yang harus dirawat atau isolasi jumlahnya berkurang,” sambungnya. “Kasus aktif itu diukur dengan angka kasus baru dikurangi angka sembuh, dikurangi angka meninggal.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait