APD merupakan protokol wajib nakes sebelum merawat pasien, terutama yang diduga terkait COVID-19. Namun beredar viral video keluarga pasien yang menilai nakes terlalu lambat menjalani protokol ini.
- Elvariza Opita
- Selasa, 01 September 2020 - 16:55 WIB
WowKeren - Setiap orang pasti berharap penanganan yang terbaik untuk keluarganya yang sakit. Apalagi bila kerabatnya dirawat karena terkait COVID-19 dan menuntut untuk segera diberi pertolongan.
Namun apa jadinya bila permintaan tolong itu diiringi dengan umpatan kasar kepada petugas kesehatan? Hal itulah yang terekam dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @DokterPodcast.
Dalam video itu tampak keluarga pasien yang merekam proses tenaga kesehatan kala menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Mereka mengumpat, bahkan tak segan mengucapkan kata-kata kasar, karena menilai para nakes terlampau lambat dalam menggunakan APD sementara keluarga yang dirawat tengah membutuhkan bantuan secepatnya.
"Anj*ng kalian semua! APD saja belum kalian pakai!" seru seorang pria dalam rekaman tersebut, sembari melemparkan kardus-kardus ke arah nakes yang sedang bersiap memakai APD. "Ayo cepat sedikit! Itu lho pasiennya, woi! Anj*ng kalian ini!"
Nakes yang terekam sudah berusaha meminta agar keluarga sang pasien lebih tenang, mengingat mereka sedang di rumah sakit. Tetapi para keluarga justru semakin marah, bahkan mengancam akan melaporkan rumah sakit tersebut.
Video yang turut diunggah di akun Instagram @rakan_aceh itu pun langsung diramaikan warganet. Pendapat pun terbelah, ada yang menilai nakes memang lambat dalam bekerja, tetapi tak sedikit pula yang menyayangkan sikap kasar keluarga pasien.
"Petugas medis sy rasa sudah maksimal bertugas,sehari pasti byk merawat pasien covid dan non covid. Perlakuan kluarga pasien tidaklah elok (memaki,menendang). Tp sy bs pahami rasa sedih kehilangan kluarga trcinta," tulis @ra****t.
"Nakes itu juga orangtuanya seseorang, mereka punya hak melindungi diri mereka demi keluarga mereka dan pasien yang lain. Ni orang egois bgt sih, semarah dan sefrustasi apapun gak pantes nyerca orang yg pertaruhin nyawa mereka buat kalian," imbuh @ha***ol. "Yg egois nakesnya,ngorbanin nyawa org lain demi keluarganya,ga sadar sama resiko profesi,pertaruhin nyawa?liat ending nya,siapa yg dipertaruhin nyawanya?" sambung @1***t2.
(wk/elva)