Sejumlah pegawai di pabrik produksi biskuit Khong Guan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, dilaporkan positif terinfeksi COVID-19 lantaran melanggar protokol kesehatan yang ditetapkan.
- Nidya Putri
- Selasa, 08 September 2020 - 12:18 WIB
WowKeren - Sejumlah pegawai di pabrik produksi biskuit Khong Guan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, dilaporkan positif terinfeksi COVID-19. Sebanyak 28 dari total 170 peserta tes cepat di pabrik Khong Guan pada 28 Agustus 2020 lalu dilaporkan reaktif dan sedikitnya ada 2 pegawai yang dinyatakan positif COVID-19.
Pemerintah Kota Jakarta Timur menemukan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan pada pabrik tersebut. "Saya mendapat laporan di bagian toko, masih ada beberapa karyawan yang tidak menjaga jarak dan tidak memakai face shield (pelindung wajah)," kata Camat Ciracas, Jakarta Timur, Mamad di Jakarta, Selasa (8/9).
Sementara untuk kursi tamu di ruang tunggu sudah ada tanda silang untuk menjaga jarak. Temuan itu dilaporkan oleh petugas gabungan dari unsur petugas kecamatan, kelurahan, Sudin Tenaga Kerja, serta Satpol PP setempat saat melakukan monitoring dan evaluasi ke pabrik Khong Guan. Mamad mengatakan Gugus Tugas COVID-19 telah menjadwalkan pelaksanaan penyemprotan disinfektan di seluruh area pabrik.
Sementara itu, hingga kini masih belum ada instruksi terkait dengan penutupan sementara operasional produksi di PT Khong Guan Biscuit Factory Jalan Raya Bogor. Dikutip dari Suara.com, hingga Selasa (8/9) pukul 09.30 WIB, masih terlihat para pekerja yang berdatangan dan aktivitas pabrik berjalan normal.
Gerbang pabrik tampak dibuka lebar, terlihat satu penjaga keamanan alias sekuriti berjaga dengan dilengkapi protokol kesehatan semacam masker hingga face shield. Sementara para pekerja yang baru datang di lokasi, terlihat juga diwajibkan menggunakan masker.
Kebanyakan para pekerja memakai masker berbahan kain. Selain itu, mereka juga harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh.
Salah satu petugas keamanan pabrik mengatakan, bahwa aktivitas pabrik hingga produksi masih berjalan normal. Para pekerja masih diperkenankan masuk berkerja. "Masih normal sejauh ini. Masih pada masuk kerja. Ini yang masuk sif dua," ujarnya.
(wk/nidy)