Partai Amanat Nasional (PAN) angkat berbicara mengenai partai politik baru yang akan didirikan Amien Rais. Turut memberikan bocoran ini mengenai nama partai tersebut.
- Ruth Meliana
- Jumat, 11 September 2020 - 18:26 WIB
WowKeren - Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais memutuskan untuk mendirikan partai politik baru. Keputusannya tersebut mendapatkan tanggapan dari pihak PAN.
Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi menyatakan pihaknya tetap menghormati keputusan Amien untuk mendirikan partai baru. Menurutnya, hal tersebut merupakan hal politik bagi setiap warga negara yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan.
Viva juga menilai banyak masyarakat yang memiliki pandangan keliru jika Amien Rais telah keluar dari PAN. Ia menegaskan jika Amien akan selalu menjadi bagian dari PAN karena merupakan salah satu pendirinya.
”Publik akan menilai Pak Amien Rais telah meninggalkan dan keluar dari PAN,” kata Viva dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir dari CNNIndonesia, Jumat (11/9). “Padahal Pak Amien Rais adalah salah satu pendiri PAN.”
Oleh sebab itu, Viva menilai wajar jika nantinya Amien Rais akan memberi nama partai barunya dengan sebutan PAN Reformasi. Ia mengungkapkan jika PAN Reformasi sendiri memang telah digadang-gadangkan menjadi salah satu kandidat nama terkuat partai ciptaan Amien.
Melalui partai barunya, Amien disebut Viva tentunya akan berharap untuk mendapatkan efek elektoral dari PAN. Terlebih, PAN sejak pemilu 1999 hingga 2019 selalu mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Meski demikian, Viva menilai efek elektoral bagi partai baru Amien tentunya masih sulit untuk mendapatkan dukungan luas masyarakat. “Menurut saya, kalaupun ada efek elektoral, getarannya sangat kecil alias non signifikan,” ungkap Viva.
Lebih lanjut Viva menjelaskan jika masyarakat tentunya masih akan menilai PAN yang sebenarnya adalah di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan. Sedangkan partai yang didirikan Amien akan dinilai sebagai partai baru yang hanya ingin mendapatkan efek elektoral dari nama PAN saja.
Viva lantas membandingkan cara Amien membuat partai dengan tokoh lainnya. Ia mencontohkan sejumlah kader Golkar yang sudah mendirikan berbagai partai baru, seperti Gerindra, NasDem, dan Hanura.
Ia meminta Amien meniru para tokoh pimpinan parpol tersebut yang sama sekali tidak ingin mengeruk efek elektoral dari Golkar dan percaya diri dengan partai yang didirikannya. “Mereka percaya diri atas partai politik baru yang didirikan itu,” pungkasnya.
(wk/lian)