‘Ledakan’ 3.737 Pasien Corona Dalam Sehari, Indonesia Catat 210.940 Kasus
Getty Images/NurPhoto
Nasional

Indonesia mencatat tambahan 3.737 pasien virus corona hanya dalam tempo waktu sehari. Total kasus COVID-19 di Tanah Air telah mencapai 210.940 orang. Ini datanya.

WowKeren - Indonesia hingga saat ini masih terus mencatat kenaikan kasus virus corona yang signifikan setiap harinya. Pada Jumat (11/9), Pemerintah Indonesia melaporkan tambahan 3.737 pasien COVID-19 hanya dalam waktu sehari.

Berdasarkan data covid19.go.id, tambahan tersebut membuat virus corona di Indonesia total telah menginfeksi sebanyak 210.940 orang hingga Jumat (11/9). Dari jumlah tersebut, sebanyak 150.217 pasien dinyatakan sembuh. Khusus pada hari ini, ada tambahan 2.707 orang yang bebas dari COVID-19.

Peta Sebaran Corona RI

covid19.go.id

Sedangkan angka kematian pada hari ini dilaporkan ada penambahan 88 korban jiwa. Dengan tambahan tersebut, Indonesia total telah mencatat sebanyak 8.544 orang meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona.

Grafik Gabungan

covid19.go.id

Sementara itu, sebanyak 52.179 orang lainnya masih berada dalam perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri (kasus aktif). Sedangkan suspek COVID-19 dilaporkan tercatat sebanyak 94.886 orang pada hari ini.


Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada hari ini juga telah berhasil memeriksa 31.813 spesimen. Angka tersebut telah melampaui dari target yang diberikan Presiden Joko Widodo, yakni 30.000 sampel per hari.

Penyebaran virus corona sendiri saat ini sudah menyebar ke 34 provinsi di Tanah Air. Pada hari ini, ada 1 daerah baru lagi yang mencatatkan kasus COVID-19, sehingga total ada 490 kabupaten/kota.

Kasus Per-Provinsi

covid19.go.id

DKI Jakarta saat ini masih menjadi provinsi penyumbang kasus virus corona tertinggi di Indonesia. Tercatat, ibu kota telah memiliki 50.671 kasus atau sekitar 24,5 persen dari total kasus COVID-19 di Tanah Air.

Kemudian disusul Provinsi Jawa Timur sebesar 37.093 kasus atau 17,9 persen. Selanjutnya di posisi ketiga ada Jawa Tengah sebesar 16.508 kasus atau 8 persen.

Presiden Joko Widodo sendiri telah menegaskan jika fokus utama pemerintah dalam menangani pandemi adalah masalah kesehatan dan keselamatan rakyat. Menurutnya, ekonomi hanya bisa pulih jika kesehatan masyarakat Indonesia terjaga.

”Kunci ekonomi kita agar baik adalah kesehatan yang baik. Kesehatan yang baik akan menjadikan ekonomi kita baik,” kata Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna untuk Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi Tahun 2021, Senin (7/9). “Artinya fokus kita tetap nomor satu adalah kesehatan.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait