Seragam Satpam Mirip Polisi Rawan Disalahgunakan, Begini Kata Polri
Nasional

Kepala Biro Penerangan Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan bahwa pihaknya menyadari jika kemiripan ini berpotensi rawan disalahgunakan oleh oknum tertentu.

WowKeren - Kapolri Jenderal Idham Azis baru saja mengeluarkan peraturan tentang perubahan warna seragam satpam. Pada Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa, nantinya, warna seragam satpam akan diubah agar mirip dengan seragam polisi.

Terkait hal ini, Kepolisian Republik Indonesia berbicara mengenai potensi kerawanan penyalahgunaan seragam yang mirip tersebut. Kepala Biro Penerangan Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan bahwa pihaknya menyadari jika kemiripan ini berpotensi rawan disalahgunakan.

Kendati demikian jika ada pihak yang menyalahgunakannya tentu akan diproses sesuai peraturan undang-undang. "Tentunya kalau masalah rawan pemalsuan, penyalahgunaan, tentunya kita proses sesuai peraturan perundangan," kata Awi di Jakarta, Rabu (16/9).

Bahkan selama ini polisi pun tak jarang mengamankan oknum yang menyamar sebagai polisi maupun tentara gadungan. "Itu semua kami tindak kalau terjadi demikian. Kami tidak ragu-ragu yang demikian," kata dia lagi.


Adapun keputusan ini diambil salah satunya dengan pertimbangan alasan untuk memuliakan profesi satpam dan menambahkan pergelaran fungsi kepolisian di tengah masyarakat. Ia pun berharap agar kebijakan ini mampu membangun kedekatan emosional di antara Polri dan satpam.

Sementara itu, kebijakan ini rupanya juga tak luput dari kritikan. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai jika Pam Swakarsa justru dapat memelihara ketakutan masyarakat. Perubahan tersebut dianggap sangat tidak relevan pada situasi pandemi di Indonesia saat ini.

"Di sisi lain, kehadiran Pam Swakarsa hari ini bukan untuk menjaga ketertiban," kata koordinator KontraS, Fatia Maulidiyanti seperti dilansir dari Detik, Kamis (17/9). "Melainkan memelihara ketakutan atas peristiwa yang pernah terjadi di masa silam."

Terkait penggunaan warna cokelat, Awi menjelaskan jika warna itu merupakan warna alami yang identik dengan warna tanah dan kayu. Selain itu, cokelat merupakan warna netral yang memiliki sejumlah makna. "Yang melambangkan kebersahajaan, pondasi stabilitas, kehangatan, rasa aman dan nyaman, serta rasa percaya keanggunan, ketabahan, dan kejujuran," sebutnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait