Makin Ngeri, Kapasitas RSD Wisma Atlet Sudah Penuh 90 Persen
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Koordinator RSD Wisma Atlet menyebutkan pihaknya sudah membuka Tower 4 untuk menampung tambahan pasien tanpa gejala COVID-19 sebab kapasitas yang ada sudah 90 persen terisi.

WowKeren - Saat ini DKI Jakarta merupakan daerah dengan penularan COVID-19 terburuk di Indonesia. Bahkan Gubernur Anies Baswedan harus mengambil langkah tegas dengan memberlakukan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) demi mengendalikan wabah COVID-19.

Namun pelaksanaan PSBB total ternyata belum menunjukkan dampak positif terhadap pengendalian wabah. Bahkan baru-baru ini Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet terus melaporkan sejumlah besar tambahan pasien setiap harinya, bahkan menembus seribu orang, hingga menyebabkan 90 persen kapasitas tower sudah terpenuhi.

Hal itulah yang diungkap oleh Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayjen TNI dr Tugas Ratmono Sp.S., ketika memberikan update soal keterisian fasilitas kesehatan tersebut. Menurut dr Tugas, Tower 5 yang menjadi pusat isolasi mandiri bagi orang tanpa gejala (OTG) Corona sudah terisi sekitar 90 persen.

Tak hanya itu, Tower 6 dan 7 yang difokuskan untuk merawat pasien COVID-19 dengan gejala juga sudah terisi sampai 80 persen. Hal ini sejalan dengan banyaknya pasien yang dirujuk ke RSD tersebut.


"Tower 4 dan 5 memang untuk flat isolasi mandiri bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif tapi tanpa gejala. Untuk yang bergejala itu di Tower 6 dan Tower 7," terang dr Tugas dalam siaran persnya, Senin (21/9). "Saat ini, Tower 6 dan 7 memang huniannya sudah 80 persen dan Tower 5 sudah 90 persen."

Demi mengantisipasi lonjakan pasien dan kekurangan tempat isolasi, maka pihak RSD Wisma Atlet sudah menyiapkan satu lagi tower tambahan untuk pasien tanpa gejala. Adalah Tower 4 yang dibuka untuk keperluan ini, dengan menyediakan sekitar 1.546 bed.

Bahkan pasien-pasien yang sesuai klasifikasi juga sudah mulai dimasukkan ke Tower 4 sejak Senin pagi. Persiapan Tower 4 memang sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu dan telah dinyatakan siap sejak Minggu (20/9) malam.

"Maka tadi pagi sudah mulai untuk masuk yang pasien-pasien tanpa gejala di flat (Tower) 4 ini," tutur dr Tugas, dilansir dari Detik Health. Parameter siap yang dimaksud tak hanya bangunannya, tetapi juga sistem kesehatan dan sumber daya masyarakat (SDM) yang memberikan pelayanan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts