Heboh Sumur Warga Keluarkan Bensin di Brebes, Ini Penjelasannya
Nasional

Warga Desa Tengki, Kabupaten Brebes, beberapa waktu lalu dihebohkan dengan sumur yang mengeluarkan bahan bakar minyak (BBM). Video soal sumur ini sendiri telah viral di media sosial.

WowKeren - Warga Desa Tengki, Kabupaten Brebes dihebohkan dengan sumur yang mengeluarkan bahan bakar minyak (BBM). Penampakan sumur tersebut kemudian diabadikan dalam sebuah video yang kini menjadi viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh akun @seputar_brebes di Instragram tersebut memperlihatkan air dari sumur ini yang mudah disulut dengan api. "Warga Desa Tengki Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes heboh dengan munculnya air seperti minyak di dalam sumur milik warga setempat, Minggu (20/9)," tulis akun @seputar_brebes pada keterangannya.

"Menurut penuturan warga setempat, sumur milik Zahuri warga RT 02 RW 03 itu baru saja dikuras. Namun, tiba-tiba saat air sumur mau habis keluar air seperti minyak. Oleh warga pun, air sumur seperti minyak diambil (ditimba) untuk dibuktikan apakah air tersebut mudah terbakar atau tidak. Saat ditumpahkan di atas tanah, air sumur seperti minyak itu pun kemudian disulut api," sambungnya.

Dikutip dari detikcom, pemilik sumur Sahuri (64) menceritakan dia sudah mencium bau BBM sejak sebulan lalu. "Sebenarnya sudah sebulan lalu mulai terasa ada bau minyak, tapi dibiarkan saja," ujarnya.

"Kemudian kemarin-kemarin pas ada tetangga mau hajatan, dia minta ke saya untuk menyediakan air," lanjutnya. "Makanya Hari Minggu kemarin saya kuras karena ada bau minyaknya."


Sumur dengan diameter 100 cm dan kedalaman 5,5 meter ini dibuat pada tahun 1966. Setelah tercemar rembesan BBM, sumur itu kini sedang dibersihkan. Sebuah pompa diesel digunakan untuk menguras isi sumur agar kandungan BBM benar-benar hilang.

Sahuri kemudian menguras sumurnya dengan menggunakan pompa diesel. Saat air mulai dipompa, keluar cairan berwarna biru mengkilat dan memiliki aroma BBM.

Warga sekitar yang curiga pun mengambil sampel dan menyulutnya dengan korek api. Ternyata air dari sumur itu terbakar. "Pertama pakai bambu yang dicelupkan ke cairan itu dan pas disulut kayunya terbakar," tuturnya.

Warga kemudian ramai-ramai mendatangi sumurnya sambil membawa ember dan jeriken. Mereka mengambil BBM yang keluar dari sumur tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Tengki, Ahmad Saripin, menduga jika sumur salah satu warganya tersebut mengeluarkan BBM diduga karena bocornya tangki penampungan di salah satu pom mini. "Dugaan kami karena ada kebocoran karena sekitar 40 sampai 50 meter dari sini ada pom mini. Memang pemilik pom mini sudah mengakui beberapa bulan lalu tangkinya sempat rusak," jelasnya.

Di lain sisi, salah seorang pemilik pom mini, Fasikhin (28) mengaku pernah kehilangan 350 liter pertalite pada Juli lalu. Ia mengatakan kapasitas tangki BBM di pom mini itu yakni 350 liter.

"Baru diisi dua hari hilang, padahal belum banyak yang beli. Dulu penampungannya pakai semacam drum dan ternyata keropos jadi minyaknya merembes ke tanah," katanya. "Tapi setelah kejadian itu langsung diganti pakai tangki plastik (toren air)."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts