Terungkap Alasan Akmal Taher Mundur dari Satgas COVID-19, Ternyata Kecewa Karena Ini
Youtube/FKKMK UGM Official
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Kekinian, ia pun mengungkap alasan pengunduran diri tersebut. Ia mengaku kecewa dengan Satgas COVID-19 yang menurutnya kurang dalam menggencarkan testing dan tracing

WowKeren - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Akmal Taher mengundurkan diri dari jabatannya per Jumat (25/9). Hal ini pun sudah dibenarkan oleh yang bersangkutan.

"Betul saya mengundurkan diri, sudah saya berikan suratnya," ujar Akmal dilansir Kumparan, Sabtu (26/9). Adapun surat pengunduran dirinya sudah diserahkan ke Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo.

Kekinian, ia pun mengungkap alasan pengunduran diri tersebut. Ia mengaku kecewa dengan Satgas COVID-19 yang menurutnya kurang dalam menggencarkan testing dan tracing.

"Saya kan inginnya lebih banyak, fokus ke arah tadi, tracing dan testing," kata dia. "Dan bentuknya itu dalam penguatan Puskesmas."

Yang mana menurutnya, kedua hal ini penting untuk pencegahan penyebaran virus corona. Menurutnya, dengan testing dan tracing yang lebih dini maka rantai penularan bisa ditekan.


"Karena kalau cuma bilang tracing testing itu kan semua orang juga bisa, tapi apa yang mesti dikerjakan? itu kan masalah," jelasnya lagi. "Tapi kan gimana ya ada juga prioritas lain yang mesti dikerjakan angka kematian yang tinggi, tapi kalau saya agak cenderung konsentrasi ke itu."

Menurutnya testing dan tracing yang dilakukan oleh pemerintah masih kurang, terutama di daerah luar Jakarta. Menurutnya masih sulit untuk dilakukan karena banyaknya kendala.

"Kendalanya itu banyak. Itu kalau ada 30 orang positif kalau sama WHO orang yang kontak sama dia dicari," tutur Akmal. "Nah coba bayangkan kita mau kerjakan itu, pertama orangnya enggak mau ditanya, cari orangnya susah dan sebagainya."

Sementara itu, Doni menyebut jika Akmal yang merupakan Guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut memilih untuk fokus di pendidikan. Oleh sebab itu, Akmal mengundurkan diri dari jabatannya di Satgas Penanganan COVID- 19.

"Iya betul, kegiatan di Satgas nonstop, sementara aktivitas di kampus juga masih jalan," jelas Doni dilansir Tempo. "Iya, beliau ingin fokus beraktivitas di kampus. Namun, Prof Akmal akan tetap bantu Satgas."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts