Kerap Diberitakan 'Lenyap', Menkes Terawan Peringatkan Pers Tak Buat Gaduh Di Tengah Corona
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menkes Terawan Agus Putranto akhirnya menanggapi berbagai pemberitaan terkait dirinya yang seolah menghilang di tengah pandemi corona, beri peringatan ini pada pers.

WowKeren - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menjadi sosok yang kerap disorot oleh publik di tengah pandemi virus corona. Terlebih, ia dinilai memiliki peran yang paling besar dalam menangani pandemi COVID-19.

Namun, media terus mempertanyakan kinerja Terawan. Apalagi, ia dinilai kerap menghilang dan jarang menampakkan diri di depan publik sejak wabah virus corona merebak di Indonesia pada awal Maret 2020 lalu.

Belum lama ini Terawan bahkan kembali menjadi perbincangan setelah jurnalis Najwa Shihab menyinggung keberadaannya di acara “Mata Najwa”. Terawan akhirnya kembali angkat berbicara mengenai berbagai pemberitaan tersebut.

Dalam pernyataan terbarunya, Terawan memberikan peringatan kepada media massa untuk tidak membuat gaduh suasana di tengah pandemi. Menurutnya, pers justru memiliki kontribusi yang besar untuk menangani virus corona melalui pemberitaan-pemberitaan positif.


Terawan lantas mencontohkan sejumlah negara yang sukses menangani pandemi COVID-19 dengan bantuan pers. Salah satunya Singapura dimana media massa disana kerap membela negara sehingga pemberitaan yang disampaikan bisa membantu pemerintah dan masyarakat untuk menangani pandemi.

”Kita ambil contoh keberhasilan beberapa negara di luar seperti Singapura dan negara lain berkat pers yang membela negaranya,” kata Terawan lewat siaran pers seperti dilansir dari CNNIndonesia, Sabtu (3/10). “Lewat pemberitaan yang benar, pandemi bisa dilawan. Bukan malah memperkeruh dan membuat gaduh.”

Lebih lanjut Terawan menyebut pers dapat menjadi pahlawan yang berperan penting untuk melayani masyarakat di tengahh pandemi. Setiap wartawan dinilai dapat membantu masyarakat bertahan dengan menangkal berita menyesatkan atau hoaks seputar virus corona.

”Media adalah pahlawan bangsa seperti di masa pandemi ini,” tegas Terawan. “Di saat bangsa membutuhkan pikiran dan tenaga mereka untuk mengatasi penyebaran COVID-19.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts