Mereka awalnya ingin mencari objek wisata yang akan dibuka untuk jalur wisata dan sumber mata air di Kabupaten Agam. Sekitar pukul 20.30 ponsel mereka masih bisa dihubungi.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 05 Oktober 2020 - 08:22 WIB
WowKeren - Puluhan warga Limapuluh Kota, Sumatera Barat tersesat di hutan yang ada di Kabupaten Agam. Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, total warga yang hilang tersebut berjumlah 86 orang.
Sejauh ini, sudah ada 14 warga yang berhasil ditemukan. "Kami berharap warga ini ditemukan dalam waktu dekat dengan kondisi selamat," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal seperti dikutip Antara, Senin (5/10).
Ia pun menjelaskan kronologi awal mula puluhan warga bisa tersesat. Mereka awalnya ingin mencari objek wisata yang akan dibuka untuk jalur wisata dan sumber mata air di Kabupaten Agam.
Sekitar pukul 20.30 ponsel mereka masih bisa dihubungi. Kala itu, mereka menyebutkan kondisi mereka yang telah kehabisan bekal. Mendapati laporan ini, warga Suayan segera mencari keberadaan mereka.
Pencarian pun dilakukan sampai Sabtu (3/10). "Pencarian dilakukan sampai Sabtu (3/10) malam dan tidak membuahkan hasil," katanya.
Lalu pada Minggu pagi, warga sekitar yang sedang mencari air menemukan 14 orang yang tersesat. Lalu hingga kini pencarian masih dilakukan dengan melibatkan anggota Satgas dan Pusdalops, Pemerintah Kecamatan Kamangmagek, Nagari Kamang Hilia dan masyarakat sekitar 20 orang.
Namun, karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat pencarian masih mengalami kendala. Terutama bagi tim dari Kabupaten Agam yang menelusuri Bukik Batu Bajak. "Nagari Kamang Hilia merupakan perbatasan dengan Nagari Suayan, Kabupaten Limapuluh Kota," ujar dia.
Sementara itu masih di Kabupaten Agam, Wali Nagari Koto Malintang Naziruddin, beberapa waktu lalu mengatakan akan menambah destinasi wisata di kawasan itu dengan menjadikan tempat tumbuh pohon medang raksasa sebagai objek wisata alam.
Seperti diberitakan sebelumnya, pohon medang di Sumatera Barat diklaim sebagai pohon berukuran raksasa yang terbesar di Indonesia. Pohon ini berada di hutan rakyat Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjungraya. Masih di kabupaten yang sama, bunga Rafflesia jenis Arnoldi juga telah mekar di wilayah ini dan menjadi yang terbesar hingga memecahkan rekor dunia.
(wk/zodi)