Bogor Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin Corona Usai Disebut Zona Hitam
Nasional

Setelah disebut oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai zona hitam penyebaran virus corona, kini Bogor akan menjadi lokasi uji coba vaksin COVID-19.

WowKeren - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan jika Kota Bogor akan menjadi lokasi simulasi uji coba vaksin virus corona. Hal ini dilakukan setelah Kemenkes menganggap Kota Bogor sebagai zona hitam penyebaran COVID-19.

Pemilihan Kota Bogor ini disebut Kemenkes bukan hanya karena masuk zona berisiko tinggi virus corona saja. Namun, Bogor dinilai memiliki lokasi yang strategis.

Nantinya, sejumlah wilayah akan menggelar lokakarya untuk uji coba vaksin. Kemenkes menyatakan jika pihaknya masih belum mengetahui jumlah vaksin COVID-19 yang akan disiapkan lantaran masih menunggu hasil lokakarya.

”Ini kan Jabodetabek kita tahulah Jabodetabek kan wilayah hitamlah istilahnya begitu,” kata Direktorat Surkarkes Kemenkes, dr. Asik Surya saat Simulasi Vaksin COVID-19 di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor seperti dilansir dari Kumparan, Minggu (4/10). “Itu saja sih sebetulnya.”

”Kedua paling mudah (dekat) tempatnya, itu saja. Nanti kan harus ada mini lokakarya kan mereka,” sambungnya. “Mini lokakarya berapa sih, dan sebagainya. Nanti Puskesmas yang hitung-hitung.”


Lebih lanjut Asik menjelaskan jika vaksin akan disalurkan langsung oleh Kemenkes. Adapun jumlah orang yang akan mendapatkan vaksin berbeda-beda di setiap puskesmas.

”(Jumlah orang dan pasien berapa?),” jelas Asik. “Masing-masing itu kan akan berbeda nanti puskesmas yang akan hitung. Gitu aja.”

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan jika pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai kapan uji coba vaksin virus corona akan dilaksanakan. Ia memprediksi jika uji coba ini kemungkinan bisa mulai dilakukan pada awal tahun depan.

Bima juga menjelaskan jika prioritas siapa yang menerima vaksin COVID-19 akan ditentukan dalam mini lokakarya. Tenaga kesehatan hingga warga yang bekerja di pelayanan publik bisa diprioritaskan untuk menerima vaksin.

”Kita masih menunggu arahan dari pusat kapan ya, tadi saya dapat informasi kemungkinan awal tahun apakah Januari, apakah Febuari belum tahu,” terang Bima. “Dan direncanakan bapak presiden akan meninjau langsung lokasi ini.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait