Anies Baswedan Soal Banyak Pelajar Ikut Demo UU Ciptaker: Bagus Dong
Nasional
Pengesahan UU Cipta Kerja

Sang Gubernur DKI Jakarta ternyata memiliki pandangan berbeda terkait keikutsertaan pelajar di demo penolakan UU Cipta Kerja Omnibus Law. Begini pandangan Anies.

WowKeren - Demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja Omnibus Law yang berujung pada kerusuhan ternyata banyak diikuti oleh kaum pelajar. Bahkan terungkap banyak di antara mereka yang tidak paham masalah yang memicu terjadinya demonstrasi dan sekadar "iseng" mengikuti demo.

Namun kondisi itu rupanya mendapat reaksi santai dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies sendiri memandang situasi ini sebagai bukti bahwa banyak anak yang peduli dengan permasalahan bangsa dan tentu saja itu merupakan hal bagus.

Malah kepedulian pelajar dengan kondisi bangsanya merupakan sesuatu yang perlu dirangsang sejak belia. Sebab akan lebih berbahaya lagi jika para penerus bangsa itu tidak mengetahui kondisi yang terjadi di dalam negaranya.

"Anak-anak justru dirangsang. Kalau ada anak yang peduli soal bangsanya bagus dong. Kalau tidak peduli bangsanya yang repot," ungkap Anies di Jakarta, Rabu (14/10) malam.

Namun demikian rasa peduli atas masalah bangsa dan negara ini harus dipupuk serta diarahkan dengan baik. Caranya melalui pendidikan dan pengajaran dari guru serta orang tua agar tidak sampai salah arah.


"Sekarang diarahkan. Diarahkan dengan tugas yang mendidik. Jadi kira-kira mindsetnya begitu," terang Anies, dilansir dari Suara, Jumat (16/10). "Kalau ada anak yang mau peduli bangsanya kita suka."

Oleh karena itu, sang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menentang pemberian hukuman drop out alias dikeluarkan dari sekolah terhadap para pelajar ini. Malah semestinya saat ini sekolah bekerja semaksimal mungkin untuk mengoreksi para pelajar peduli bangsa itu.

"Kalau ada langkah yang dikerjakannya salah, ya dikoreksi," pungkas Anies. "Prinsip dengan educational, nanti sekolahnya yang memberikan tugas."

Anies sendiri memang menentang upaya pemberian sanksi lewat men-drop out pelajar yang ikut dalam demonstrasi UU Ciptaker. Ia malah menyarankan para guru untuk membangun komunikasi dan mengarahkan para remaja kritis ini dengan memberi tugas mengkaji isi UU Ciptaker misalnya.

"Anak-anak ini harus diajak dialog lebih banyak," ujar Anies. "Nanti kalau sekolahnya sudah mulai nanti gurunya bisa kasih tugas kok. Kaji ini soal UU Cipta Kerja."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts