Napi Asal Tiongkok yang Kabur Dari Lapas Tangerang Ditemukan Tewas Gantung Diri
Nasional

Cai Changpan akhirnya ditemukan dalam keadaan tewas gantung diri pada Sabtu (17/10) pagi ini. Jenazah Cai Changpan ditemukan di kawasan hutan Jasinga, Kabupaten Bogor, dan dibawa ke rumah sakit Polri untuk diautopsi.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, seorang warga negara Tiongkok bernama Cai Changpan dilaporkan berhasil kabur dari Lapas Klas I Tangerang. Padahal narapidana tersebut sudah divonis hukuman mati pada 19 Juli 2017 oleh Pengadilan Negeri Kota Tangerang.

Cai Changpan pun akhirnya ditemukan dalam keadaan tewas gantung diri pada Sabtu (17/10) pagi ini. Jenazah Cai Changpan ditemukan di kawasan hutan Jasinga, Kabupaten Bogor, dan dibawa ke rumah sakit Polri untuk diautopsi.

"Jenazah sudah kita bawa, sekarang di RS Polri untuk diautopsi," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dilansir detikcom pada Sabtu (17/10). "Tadi pagi pukul 10.30 WIB ditemukan di gudang pembakaran ban di Jasinga. Di pabrik ban di Jasinga, tapi masih di area hutan."

Yusri pun menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman mengenai kematian Cai Changpan ini. Adapun pihak kepolisian mendapat informasi mengenai keberadaan Cai Changpan dari pihak satpam pabrik.


"Info dari satpam sering bermalam di situ, enggak setiap hari," jelas Yusri. Menurut Yusri, satpam pabrik ban tersebut sempat diancam oleh Cai Changpan untuk tidak melapor ke siapa pun.

Sebagai informasi, Cai Changpan divonis hukuman mati atas kasus narkoba. Ia berhasil melarikan diri dari Lapas Kelas I Tangerang pada 14 September 2020 lalu.

Diungkap oleh rekan satu kamarnya, rupanya Cai Changpan sudah memiliki rencana pelarian sejak beberapa bulan silam. Rencana ini bisa tereksekusi dengan mengambil alat-alat bangunan dari proyek pembangunan dapur lapas.

Ia diketahui menggali lubang yang tersambung ke gorong-gorong di bagian belajang lapas. Cai Changpan berhasil menggali lubang sejauh 30 meter dari selnya dalam rentang waktu delapan bulan.

Dari pemeriksaan CCTV terungkap para penjaga lapas baru menyadari kepergian Cai Changpan selang 11 jam setelah sang narapidana kabur. Dan dalam selang waktu itu Cai Changpan rupanya sudah sempat kembali ke rumahnya di Kawasan Tejo, Bogor, Jawa Barat.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts