Jakarta Kotor Setelah Demo, Anies Baswedan: Tugas Kami Bukan Menyalahkan Siapa Pun
Nasional

Hal ini disampaikan Anies melalui akun Instagram resminya. Anies juga membagikan foto para Pasukan Pelangi yang membersihkan jalanan di tengah hujan pasca aksi unjuk rasa.

WowKeren - Aksi demonstrasi penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja mewarnai sejumlah daerah dalam beberapa waktu terakhir, termasuk DKI Jakarta. Aksi massa tersebut membuat sebagian tempat di Ibu Kota menjadi kotor dan berantakan.

Gubenur DKI Anies Baswedan pun menyatakan tak mau menyalahkan siapa pun tentang hal tersebut. Anies menjelaskan bahwa Pemprov DKI lebih perlu merapikan dan membersihkan Ibu Kota dibanding mengeluh dan menyalahkan pihak tertentu.

Hal ini disampaikan Anies melalui akun Instagram resminya. Anies juga membagikan foto para Pasukan Pelangi yang membersihkan jalanan di tengah hujan pasca aksi unjuk rasa.

"Tugas kami bukan mengeluh dan menyalahkan siapapun, tanggung jawab kami adalah memastikan ibu kota ini selalu bersih, setiap hari," tulis Anies pada Selasa (20/10). "Jajaran selalu siap dan siaga, komitmen kami sekotor apapun sampah pasca unjuk rasa, Jakarta harus bisa rapi dan bersih kembali dalam waktu kurang dari 6 jam."


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut juga memberikan apreasiasi kepada para petugas kebersihan. "Apresiasi setinggi-tingginya untuk Ibu/ Bapak Pasukan Pelangi ibu kota," lanjut Anies

Sebagai informasi, elemen mahasiswa dan buruh kembali menggelar aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law pada Selasa (20/10) kemarin. Demo tersebut juga bertepatan dengan momen satu tahun pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Massa sebenarnya berencana untuk melakukan demo di Istana Negara. Namun pihak kepolisian menghentikan massa di Kawasan Patung Arjuna Wijaya, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, dan menutup akses ke Istana Negara.

Presiden Jokowi sendiri dilaporkan berdinas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (20/10) kemarin. Diketahui, sang kepala negara menggelar rapat terbatas terkait perkembangan persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts