Tak Bisa Renang Bukan Halangan! Ini 7 Tips Snorkeling Bagi Pemula yang Bisa Diterapkan dengan Mudah
Travel

Bagi kalian yang belum bisa berenang namun ingin melakukan snorkeling, sebaiknya perhatikan artikel ini. Sebab WowKeren akan membagikan beberapa tips aman melakukan snorkeling untuk pemula. Penasaran apa saja itu? Berikut informasi lengkapnya.

WowKeren - Pada bulan ini, pemerintah menetapkan tanggal 28 dan 30 Oktober sebagai hari cuti bersama. Peraturan ini ditetapkan sehubungan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 29 Oktober. Karena waktunya yang cukup panjang, sebagian orang memanfaatkan cuti bersama ini untuk pergi berlibur.

Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi saat liburan panjang adalah pantai. Menyaksikan birunya air laut sambil merasakan lembutnya butiran pasir di tepi pantai tentunya akan memberikan kebahagiaan tersendiri. Sayangnya, semua itu akan terasa kurang lengkap jika tidak menjelajahi keindahan yang ada di bawah laut. Sebab pesona terumbu karang dan aneka biota laut akan menjadi pemandangan yang sayang jika dilewatkan begitu saja.

Namun, bagaimana jika kalian ingin menjelajahi bawah laut tapi tidak bisa berenang? Rasa takut dan khawatir pasti akan muncul di pikiran. Bagi kalian yang memiliki kekhawatiran ini, snorkeling adalah solusinya. Tak perlu takut akan tenggelam, sebab kalian bisa menggunakan pelampung dan tingkat risiko snorkeling tidak sebesar skuba. Tapi, tentu saja ada beberapa tips yang sebaiknya kalian ikuti jika berniat melakukan snorkeling untuk pertama kalinya. Penasaran apa saja itu? Berikut informasi selengkapnya.

(wk/eval)

1. Cek Peralatan dan Perhatikan Cara Pemakaiannya


Cek Peralatan dan Perhatikan Cara Pemakaiannya

Sebelum melakukan snorkeling, ada beberapa persiapan yang harus kita lakukan. Pertama adalah mengecek peralatan dan memperhatikan cara pemakaiannya. Ada tiga peralatan utama yang dibutuhkan yakni masker selam, snorkel dan sepatu katak. Pastikan semua peralatan berfungsi dengan baik agar aktivitas snorkeling berjalan dengan aman dan lancar.

Pertama, pastikan masker selam yang kamu gunakan dapat menyegel mata dan hidung lalu kencangkan senyaman mungkin. Jangan terlalu kencang atau longgar, agar kamu menghindari timbulnya embun dan melihat dengan jelas. Setelah itu cek snorkel apakah masih layak digunakan atau ada bagian yang bocor. Yang tak kalah penting, pilih sepatu katak yang pas dan lentur agar bisa digunakan dengan nyaman.

2. Bersihkan Dulu Alat Snorkeling Sebelum Digunakan


Bersihkan Dulu Alat Snorkeling Sebelum Digunakan

Di tengah pandemi virus Corona seperti saat ini, menjaga kebersihan adalah prioritas yang harus kita terapkan di mana saja dan kapan saja. Karena itulah bagi kalian yang menggunakan alat snorkeling sewaan, pastikan untuk membersihkannya terlebih dahulu sebelum mulai menyelam. Namanya juga sewaan, pasti alat tersebut telah digunakan oleh banyak wisatawan sebelum kamu, sehingga risiko penularan kuman, virus maupun bakteri menjadi semakin besar.

Biasanya pihak pengelola akan langsung membersihkan alat-alat tersebut setelah digunakan. Namun tak ada salahnya untuk membersihkan ulang alat-alat tersebut agar kehigienisannya lebih terjaga. Cuci ulang alat snorkeling yang kamu sewa, lalu keringkan dengan kain bersih. Setelah yakin dengan kebersihannya, kamu bisa langsung menggunakannya.

3. Berlatih Terlebih Dahulu


Berlatih Terlebih Dahulu

Snorkeling mengharuskan kalian untuk membiasakan diri dengan peralatan yang digunakan. Oleh sebab itu, usahakan untuk berlatih terlebih dahulu sebelum menceburkan diri ke laut. Kalian bisa berlatih di kolam renang atau pesisir pantai yang tidak terlalu dalam. Langkah ini penting dilakukan untuk melatih teknik pernafasan dan cara mengapung yang benar.

Selama berlatih, biasakan diri untuk bernafas menggunakan snorkel. Setelah itu coba berenang dengan menggerakkan kaki menggunakan sepatu katak. Selain itu, kamu juga harus berlatih cara melakukan snorkel clearing atau mengeluarkan air laut yang masuk ke dalam peralatan snorkeling. Tapi ingat, pastikan untuk minta ditemani instruktur atau teman yang jago snorkeling agar keamananmu terjaga.

4. Pergi dengan Instruktur atau Teman


Pergi dengan Instruktur atau Teman

Karena masih pemula, akan sangat berisiko jika kamu pergi snorkeling seorang diri. Maka dari itu, pastikan untuk mengajak teman atau minta ditemani oleh instruktur saat melakukan snorkeling untuk pertama kalinya. Hal ini penting dilakukan untuk meredakan cemas dan berjaga-jaga jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, misalnya mengalami kram atau kehabisan tenaga di tengah jalan.

Snorkeling perdana memang terasa sangat mengasyikkan. Tapi ingat, kamu tetap harus berdekatan dengan rombongan dan mengikuti instruksi dari guide. Jangan karena terlalu antusias, kamu malah keasyikan berenang dan tanpa sadar menjauh dari rombongan. Pastikan untuk tetap berhati-hati dan saling mengandalkan dengan satu sama lain.

5. Buat Dirimu Nyaman dan Perhatikan Keadaan Sekitar


Buat Dirimu Nyaman dan Perhatikan Keadaan Sekitar

Penting untuk menyingkirkan perasaan cemas dan membuat diri kita senyaman mungkin agar snorkeling berjalan dengan lancar. Caranya mudah, mulai dengan mengangkat kaki dari dasar dan posisikan tubuh telungkup dengan menghadap ke bawah. Setelah itu buka tangan dan kaki sedikit lebar agar kamu bisa mengapung di dalam air. Bernafaslah menggunakan mulut lalu ayunkan kaki seperti sedang melakukan renang gaya bebas. Buang semua gelisah dan nikmati pemandangan laut dengan nyaman.

Terlena dengan keindahan bawah laut memang wajar. Kendati demikian, kalian juga tetap harus memperhatikan keadaan sekitar. Agar tidak terseret arus, pastikan untuk mewaspadai perubahan arus gelombang laut. Yang tak kalah penting, perhatikan juga tempat kalian berpijak. Jika ingin berhenti sejenak, pastikan untuk tidak menginjak karang laut atau bulu babi karena bisa membuatmu terluka.

6. Cara Melakukan Snorkel Clearing


Cara Melakukan Snorkel Clearing

Saat sedang melakukan snorkeling, biasanya akan ada air yang merembes masuk ke dalam masker. Meskipun cukup mengganggu, kalian tak perlu membersihkannya dengan melepas masker. Pastikan untuk tetap berada di dalam air, lalu tarik nafas panjang melalui mulut dan hembuskan dengan kuat lewat hidung. Dengan cara ini, udara bercampur air yang ada di dalam masker akan keluar.

Namun jika air masuk ke dalam saluran snorkel, sebaiknya hembuskan nafas kuat-kuat melalui mulut. Tujuannya agar air dapat keluar melalui filter snorkel di depan mulut. Setelah itu kamu bisa bernafas dengan mulut seperti semula. Intinya jangan panik dan tetap tenang, sebab kepanikan hanya akan menempatkanmu dalam bahaya dan membuang-buang tenaga. Jika mengalami kesulitan dalam melakukan snorkel clearing, usahakan untuk tetap tenang lalu minta bantuan instruktur atau teman yang ada di dekatmu.

7. Jaga Kelestarian Alam


Jaga Kelestarian Alam

Keindahan panorama bawah laut memang bisa membuat siapa saja terpesona. Namun kalian hanya boleh memperhatikannya dan jaga kelestarian alam bawah laut dengan tidak menyentuh apapun yang ada di sana. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga ekosistem laut dan mencegah kalian terluka akibat biota laut berbahaya. Perhatikan setiap pergerakanmu dan sebisa mungkin hindari kontak dengan biota laut.

Selain itu, kamu juga tidak boleh membuang sampah sembarangan dan jangan mengambil apapun yang ada di dalam laut. Yang tak kalah penting adalah jangan memberi makan ikan karena dapat mengganggu keseimbangan ekosistem laut. Dengan begitu, kamu akan mendapat pengalaman menyenangkan saat snorkeling dan kehidupan biota laut bisa tetap terjaga.

Demikian tujuh tips melakukan snorkeling untuk pemula yang telah tim WowKeren rangkum untuk kalian. Simak juga artikel ini untuk mengetahui tips aman mengunjungi tempat wisata di era new normal. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui tips menginap di hotel agar terhindar dari penularan virus Corona.

You can share this post!

Related Posts