Untuk mengurangi risiko terjadinya begal, para pesepeda juga diimbau untuk tidak membawa barang berharga secara terbuka dan mencari rute yang tidak terlalu sepi.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 03 November 2020 - 10:40 WIB
WowKeren - Fenomena begal yang menimpa kalangan pesepeda di Jakarta kian marak. Untuk itu, Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengoptimalkan pengamanan di titik-titik yang rawan.
Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Oman Rahman Rakinda mengatakan upaya pengamanan itu misalnya bisa dilakukan dengan penambahan kamera pengawas CCTV. Bisa juga dengan menambah jumlah personel keamanan.
"Baiknya ada optimalisasi pengamanan, CCTV ditambah dan mungkin tambah personel," kata Oman, Senin (2/11). "Iya, lebih bagus kalau ada rutin patroli polisi dan Satpol PP."
Lalu bagi para pesepeda, ia meminta agar selalu waspada. Untuk mengurangi risiko menjadi korban begal, sebaiknya kegiatan gowes atau bersepeda dilakukan secara berkelompok. "Kewaspadaan dari pengguna sepeda juga perlu. Mungkin sebaiknya bersepeda bersama-sama dalam komunitas," ujarnya.
Lebih lanjut, ia pun mengungkapkan jika kepedulian pejalan kaki juga memainkan peranan yang penting. "Yang bisa mencegah lagi adalah kepedulian sesama pengguna jalan, juga pejalan kaki," jelasnya.
Sementara itu, Polda Metro Jaya telah memetakan daerah yang dinilai rawan terjadi begal terhadap pesepeda. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan daerah-daerah tersebut meliputi kawasan Sudirman hingga daerah Kota Tua.
"Kalau secara umum di Jakarta ini kan kawasan Thamrin-Sudirman sampai dengan Jalan Merdeka Barat dan Selatan," ujarnya. "Lalu sampai di daerah Stasiun Kota sana."
Untuk mengurangi risiko terjadinya begal, para pesepeda juga diimbau untuk tidak membawa barang berharga secara terbuka. Lalu penting juga untuk mencari rute yang tidak terlalu sepi.
"Kita imbau pengguna sepeda agar menjaga masing-masing keamanannya, tolong barang-barang berharga disimpan di tempat-tempat yang tidak kelihatan," ujarnya menambahkan. "Kemudian cari rute-rute yang memang jangan rute yang sepi."
(wk/zodi)