Dengan optimis, Trump mengatakan perhelatan pemilu Presiden AS 2020 berlangsung baik bagi pihaknya. Terutama di negara bagian Arizona, Florida dan Texas.
- Luthfiatun Nisa
- Rabu, 04 November 2020 - 13:31 WIB
WowKeren - Capres petahana dari Partai Republik,Donald Trump, mengaku belum menyiapkan pidato kekalahan jika gagal memenangkan Pemilihan Presiden 2020 melawan pasangan capres-cawapres dari Partai Demokrat, Joe Biden dan Kamala Harris. Bukan tanpa alasan, rupanya Trump mengaku optimis menang lagi, sehingga ia sama sekali belum menyiapkan pidato kekalahan.
"(Saya) Belum memikirkan pidato konsesi atau penerimaan (kekalahan)," kata pria 74 tahun itu. "Semoga kami hanya akan melakukan satu (pidato) di antara dua itu. Dan kalian tahu, menang itu mudah. Kalah itu tidak pernah mudah. Tidak untuk saya."
Dengan optimis, Trump mengatakan perhelatan Pilpres berlangsung baik bagi pihaknya. Terutama di negara bagian Arizona, Florida dan Texas di mana ia merasa usaha pihaknya berkampanye sudah gencar.
"Saya pikir kami akan menghadapi malam yang baik," tuturnya. "Dan yang lebih penting lagi, kami akan menghadapi empat tahun yang baik," imbuhnya lagi.
Di sisi lain, pejabat kampanye Trump mengaku khawatir dengan nasib presiden AS ke-45 itu di sejumlah negara bagian penting, yakni Georgia, Michigan dan Wisconsin. "Georgia bisa jadi masalah," kata penasihat tersebut.
Ia menyebut Michigan sudah tak berpihak kepada Trump. Sedangkan Wisconsin masih dalam pantauan pihaknya. Jika Trump kalah di Georgia, lanjutnya, maka Wisconsin harus dimenangkan untuk mengantongi suara elektoral yang akan mengantarkannya ke periode dua.
Salah satu dari negara bagian tersebut dibutuhkan untuk memastikan kemenangan Trump. Namun di sisi lain, mereka optimis Trump bakal menguasai North Carolina.
Sementara itu, menurut penghitungan suara sementara dari sejumlah media, Biden-Harris terpantau unggul dengan 117 suara elektoral dari 10 negara bagian. Sedangkan Trump mengantongi 80 suara elektoral di 12 negara bagian.
(wk/luth)