Puntung Berpotensi Sebar COVID-19, Malioboro Ditetapkan Jadi Kawasan Bebas Rokok
Nasional

Untuk melaksanakan ketetapan ini, maka pemerintah daerah setempat akan terlebih dahulu melakukan masa percobaan dan sosialisasi selama satu bulan lamanya.

WowKeren - Pemerintah Kota Yogyakarta telah menetapkan Malioboro sebagai kawasan tanpa rokok (KTR) pada Kamis (12/11). Adapun penetapan ini bersamaan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional.

Dengan adanya ketetapan ini maka setiap orang tidak boleh merokok sembarangan di kawasan Malioboro. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Ia mengatakan jika pengunjung ingin merokok maka harus dilakukan di tempat-tempat tertentu yang sudah disediakan.

"Masih boleh merokok, tetapi tidak boleh sembarangan," kata Heroe di Yogyakarta, Kamis (12/11). "Di Malioboro kalau merokok harus di tempat-tempat tertentu yang telah disediakan."

Untuk melaksanakan ketetapan ini, maka Pemda setempat akan terlebih dahulu memberikan masa percobaan dan sosialisasi selama satu bulan lamanya. Saat ini sudah ada empat lokasi yang bisa digunakan oleh pengunjung yang ingin merokok. Tidak menutup kemungkinan lokasi ini akan bertambah nantinya.


Heroe menilai, penetapan Malioboro sebagai Kawasan Tanpa Rokok adalah hal penting. Terlebih, saat ini pandemi virus corona belum usai. Jika usai masa sosialisasi masih ada orang yang melanggar maka akan ditindak tegas.

Menurut Heroe, puntung rokok bisa menjadi sumber penularan virus corona. "Jadi puntung rokok yang dibuang sembarangan bisa menjadi sumber penyebaran COVID-19," lanjutnya.

Bukan tanpa alasan, bekas puntung rokok merupakan benda yang bersinggungan langsung dengan bagian tubuh seseorang. Sementara itu, empat lokasi khusus yang dijadikan sebagai lokasi merokok adalah yakni Taman Parkir Abu Bakar Ali, Malioboro Mall, Ramayana, dan Pasar Beringharjo.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma RahmI Aryani mengatakan jika pencanangan Malioboro sebagai kawasan bebas rokok sudah direncanakan sejak lama. Sebelum pandemi menyerang, kegiatan launching sudah digelar akhir Maret lalu. Sehingga ia menilai HKN adalah momen yang tepat untuk menerapkan KTR ini.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait