Publik Diminta Tak Ragu, Pakar Pastikan Vaksin COVID-19 yang Sudah Kantongi Izin BPOM Aman
Nasional
Vaksin COVID-19

Vaksin sebelum bisa mendapatkan izin edar telah melalui perjalanan yang panjang selama pengembangannya mulai dari riset hingga uji klinis yang dilakukan dalam beberapa tahap

WowKeren - Masyarakat diimbau untuk tidak ragu saat akan divaksin COVID-19 nantinya. Vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat adalah yang sudah mendapat izin edar.

Vaksin sendiri sebelum bisa mendapatkan izin edar telah melalui perjalanan yang panjang selama pengembangannya mulai dari riset hingga uji klinis yang dilakukan dalam beberapa tahap. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Vaksinolog, dr. Dirga Sakti Rambe.

Ia menuturkan jika uji klinis vaksin bahkan melibatkan ribuan orang. Untuk Indonesia, dikatakannya, vaksin bisa dipastikan aman jika sudah mendapat izin dari BPOM.

"Uji klinis ini panjang, fasenya ada tiga, dan melibatkan total ribuan orang. Tujuan uji klinis untuk pastikan vaksin aman, dan efektif," kata dia melalui keterangan tertulis, Minggu (22/11). "Setelah itu, vaksin dapat izin edar, kalau di Indonesia dari BPOM. Semua vaksin yang dapat izin dari BPOM pasti terjamin keamanan dan efektivitasnya."


Terkait produk vaksin mana yang akan digunakan RI, saat ini semua negara juga masih menunggu. Meskipun ada dua perusahaan farmasi asal Amerika Serikat yang mengklaim vaksin mereka memiliki efektivitas tembus 90 persen namun menurut Dirga angka ini belum final.

Untuk bisa memastikan efektivitas vaksin maka perlu menunggu uji klinis benar-benar selesai. Dari situ, nanti ketahuan berapa efektivitas sesungguhnya. Begitu juga dengan saat vaksin diajukan untuk mendapat izin edar BPOM. Ia menyebut langkah ini pun memerlukan proses review yang panjang.

"Setelah itu, produsen atau pembuat vaksin harus mengajukan izin edar ke BPOM kalau di Indonesia," ujarnya melanjutkan. "Kalau BPOM setuju, melalui sebuah review panjang untuk menjamin vaksin aman dan efektif. Setelah keluar izin BPOM baru kita gunakan secara luas."

Salah satu kandidat vaksin yang digadang-gadang memiliki efektivitas hingga 95 persen adalah hasil pengembangan Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS), Pfizer. Kendati demikian, Indonesia masih belum akan melirik untuk menggunakan kandidat vaksin ini karena alasan tertentu.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts