PGI Terbitkan Imbauan Ibadah Natal Di Tengah Pandemi Corona, Ini Isinya
Yonhap via AP/Lee Ji Eun
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) baru saja memberikan imbauan bagi warga Nasrani yang ingin mengikuti ibadah Natal di tengah pandemi virus corona. Ini saran yang diberikan.

WowKeren - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi akan menerbitkan aturan untuk menghadapi perayaan Hari Natal di masa pandemi COVID-19. Menanggapi hal itu, Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) juga ikut menerbitkan imbauan bagi umat Nasrani yang ingin mengikuti ibadah Natal.

PGI rupanya telah mengeluarkan imbauan bagi gereja-gereja di Indonesia agar perayaan Natal digelar secara virtual. Ia juga menyarankan umat Kristiani untuk mengikuti imbauan tersebut bersama keluarga di rumah demi mencegah penyebaran virus corona.

"Kami sendiri sudah mengeluarkan imbauan kepada gereja-gereja untuk menitikberatkan ibadah perayaan Natal secara virtual," kata Ketua Umum PGI Pdt Gomar Gultom seperti dilansir dari Detik, Rabu (25/11). "Dan tiap-tiap orang dapat mengikutinya bersama keluarga di rumah masing-masing."

Gomar menjelaskan jika pihaknya ikut meminta Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengeluarkan imbauan, bukan mengatur terkait perayaan Natal di tengah pandemi ini. Menurutnya, umat Kristiani sudah paham terkait aturan PSBB maupun protokol kesehatan.

"Sebaiknya sifatnya imbauan. Kalau harus diatur-atur, kapan kita dewasanya? Warga gereja cukup paham dengan pandemi ini," jelas Gomar. "Kalau toh harus diatur, apanya yang mau diatur? Kan sudah ada protokol kesehatan dan sudah ada aturan mengenai PSBB transisi dan sebagainya."


Berikut isi dari imbauan PGI untuk ibadah Natal di tengah pandemi virus corona:

1. Hendaknya kita terus mendorong warga untuk senantiasa mengembangkan habitus baru sebagai bagian dari adaptasi kita terhadap pandemi ini dengan: a). meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengkonsumsi gizi seimbang, banyak berolah raga, berjemur matahari pagi atau sore dan hal-hal lain yang bertalian dengan pola hidup bersih dan sehat.

2. Terus menerus menaati protokol kesehatan dengan 3M: memakai masker, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak.

3. Terkait dengan menjaga jarak ini, kami mengimbau gereja-gereja sedapat mungkin menghindari pengumpulan umat secara ragawi, termasuk persidangan-persidangan gerejawi. Kami sangat menghargai inisiatif beberapa gereja anggota PGI yang dengan bijak telah melaksanakan persidangan sinode secara virtual, termasuk persidangan sinode dengan pergantian kepemimpinan. Fasilitas yang tersedia dan SDM jemaat kita yang mumpuni di bidang ini, sangat mampu mendukung penyelenggaraan persidangan sinode secara virtual.

4. Untuk perayaan Adven dan Natal 2020, kami mengimbau Bapak/lbu untuk mengutamakan ibadah secara virtual, sehingga setiap keluarga dapat mengikutinya melalui persekutuan yang kecil. Dengan ini diharapkan para anggota keluarga dapat merasakan bahwa rangkaian perayaan Adven hingga Malam Natal tidak terletak pada dekorasi mewah maupun semarak cahaya, namun pada hati yang terbuka untuk menyambut Sang Juruselamat.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts