2 Wanita di Medan Ditangkap Usai Diduga Bagi-Bagi Uang Untuk Pilih Bobby-Aulia, Ini Kata Timses
Nasional

Kedua wanita itu disebut mengumpulkan warga di Gang Syakiran, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Sumatera Utara, pada Sabtu (28/11) dan langsung membagikan uang.

WowKeren - Dua orang wanita yang diduga membagikan uang kepada warga agar memilih paslon nomor urut 02 di Pilwalkot Medan, Bobby Nasution dan Aulia Rachman, ditangkap. Kedua wanita tersebut diamankan warga di Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Sumatera Utara.

Menurut Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC Demokrat Medan, Subanto, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (29/11). Kedua wanita itu disebut mengumpulkan warga di Gang Syakiran, Kelurahan Gaharu, dan langsung membagikan uang.

"Di dalam rumah tersebut (warga) disuruh memegang uang Rp 50.000 disuruh mengacungkan jari berlambangkan pistol yang datang ke tempat itu," terang Subanto dilansir Kumparan, Senin (30/11). "Salah seorang memakai masker nomor 02. Jadi kan, bang, masker kan alat peraga kan."

Warga yang menilai aksi tersebut sebagai politik uang langsung mengamankan kedua wanita tersebut. Subanto sendiri kebetulan berada di lokasi penangkapan tersebut.

"Dia (lalu) mengadukan kejadian itu ke saya," papar Subanto. "Saya yang bagian dari pengurus DPC Partai Demokrat Kota Medan yang mengusung Akhyar-Salman, merasa ini bisa merugikan kalau terjadi, kan gitu."


Kekinian, Tim Pemenangan Bobby-Aulia buka suara atas isu ini. Menurut juru bicara Timses Bobby- Aulia, Sugiat Santoso, pihaknya sudah melakukan kroscek terhadap 2 wanita yang ditangkap warga. Keduanya disebut bukan lah relawan Bobby- Aulia.

"Bahwa dari tim pemenangan baik partai pendukung maupun relawan sudah kita cek," tegas Sugiat. "Tidak ada tim relawan dari kita yang terdaftar melakukan itu."

Sugiat memastikan bahwa timnya tidak akan melakuan pelanggaran. Pasalnya, Bobby-Aulia sendiri sejak awal sudah mewanti-wanti pendukungnya untuk tidak melakukan kegiatan yang melanggar aturan kampanye, termasuk politik uang.

"Bobby-Aulia selalu menekankan bahwa kita lakukan kampanye dengan santun dan dengan baik, dengan hal hal yang mendapatkan keberkahan," papar Sugiat. "Jadi, kita pastikan relawan dan Timses partai politik melakukan itu, dari kemarin kita sudah cek nggak ada."

Meski demikian, Sugiat mengaku tak bisa melarang apabila ada pendukung yang memberikan sedekah kepada orang lain. Mengingat situasi pandemi COVID-19 membuat banyak warga kesulitan.

"Mana tahu ada pendukung- pendukung individu yang berinisiatif membantu warga selama musim COVID, kehidupan warga (kan) semakin sulit, silakan saja. Namanya juga sedekah. Jangan gara-gara Pilkada orang dilarang bersedekah," pungkasnya. "Ya, mungkin karena tidak dapat bantuan COVID, kehidupan rumah tangga warga ada yang kesulitan, ya silakan saja (dibantu). Kami tidak bisa melarang pendukung kami bersedekah, tapi bukan money politic."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait