Dilarang Nikah Lagi, Ifan Seventeen Jawab Komentar yang Sebut Mendiang Istrinya Bakal Sedih
Instagram/ifanseventeen
Selebriti

Keputusan Ifan Seventeen untuk membuka hatinya pasca sang istri meninggal dunia dalam tragedi tsunami Banten dua tahun lalu banyak menuai respons sinis. Lantas, seperti apa komentar Ifan?

WowKeren - Ifan Seventeen mengungkap perasaannya setelah sang istri, Dylan Sahara, pergi untuk selama-lamanya dalam tragedi tsunami Banten. Ifan rupanya telah menerima masa lalu dan siap membuka hati. Andhika Pratama pun memberikan dukungan lantaran Ifan disebutnya berhak bahagia.

Namun di balik keputusannya membuka hati, Ifan juga harus siap menghadapi komentar netizen. Hubungan Ifan dan wanita bernama Citra Monica memang telah lama mencuri perhatian publik. Kemiripan almarhumah istri Ifan dan Citra juga kerap kali menjadi sorotan.

Sebagian dari netizen rupanya berharap agar Ifan tetap setiap pada almarhumah Dylan. Untuk "memaksakan" keinginan tersebut, warganet pun berani berpendapat apabila almarhumah akan merasa sedih jika Ifan menikah lagi. Pendapat tersebut langsung dibantah Ifan yang yakin apabila Dylan telah bahagia di sisi Tuhan.

"Ada netizen-netizen yang kayak misalnya 'Bang, jangan Bang. Harus tetap setia sama almarhumah. Nanti almarhumah sedih'. Gue kayak, ini orang siapa ya?" ungkap Ifan. "Pertama dia tau almarhumah sedih, enggak usah ganggu-ganggu. (Almarhumah)Udah bahagia. Yang kedua, lu nyuruh gue 'Enggak usah Bang, lu sendiri aja seumur hidup' kan gimana ya."


Lebih lanjut, Ifan menegaskan tak pernah berniat mencari pengganti Dylan. Namun seiring berjalannya waktu, Ifan menemukan seseorang yang mampu mengisi kehidupannya yang hampa. Ia sebelumnya mengaku sempat merasa tak memiliki rumah untuk pulang.

"Dan memang enggak pernah bermaksud juga. Kayak, ah cari ah. Segera ah. Prosesnya enggak gitu. Tiba-tiba ada yang deket, ada tempat yang buat cerita, itu enggak pernah dicari-cari," pungkas pria berusia 37 tahun itu. "Tapi terjadi aja dan itu menyenangkan."

Tragedi tsunami Banten tak hanya menewaskan istri Ifan, namun juga tiga rekannya di band Seventeen. Tsunami yang disebabkan letusan Anak Krakatau di Selat Sunda itu terjadi pada 22 Desember 2018 silam. Tragedi yang dialami Ifan dan kerabatnya juga bisa disaksikan di film dokumenter "Kemarin" yang telah tayang di bioskop sejak Kamis (3/12) kemarin.

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts