Bukan Main! Bawaslu Temukan Banyak KPPS Positif COVID-19 Masih Bertugas
Nasional

Bawaslu menerima laporan cepat dari pengawas di lapangan bahwa ada petugas KPPS yang positif COVID-19 namun tetap bertugas. Begini penjelasan lengkap Bawaslu.

WowKeren - Pilkada serentak di 270 wilayah resmi digelar pada Rabu (9/12) hari ini. Pelaksanaannya pun tak lepas dari sorotan banyak pihak karena dilakukan di tengah pandemi COVID-19.

Namun sebuah fakta soal pelaksanaan Pilkada diungkap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Bawaslu ternyata menemukan ribuan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang tetap bekerja meski dinyatakan positif terjangkit COVID-19.

"Terdapat KPPS terpapar COVID-19 yang masih hadir di TPS, nah ini terjadi di 1.172," ujar Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin, dalam konferensi pers virtual. Namun demikian Bawaslu saat ini masih memeriksa lebih detail terutama sejak kapan para petugas itu diterjunkan meski dinyatakan positif COVID-19.

"Tentu perlu dikonfirmasi lebih jauh situasi-situasi yang terjadi di lapangan," terang Afifuddin, dilansir dari Detik News. "Seberapa lama pasca-COVID-19 mereka tetap tugas dan lain-lain."


Laporan ini, imbuh Afifuddin, didapat dari laporan cepat pengawas TPS di seluruh Indonesia melalui Sistem Informasi Pengawasan Pemilu (Siwaslu) Pilkada 2020. Data ini merupakan gabungan data dari sebelumnya sehingga perlu dicek kembali sejak kapan masih bertugas saat terjangkit COVID-19.

"Terkait dengan anggota KPPS yang positif, kita sampaikan ini harus cek kapan mereka positif, apakah masih dalam positif atau tidak," ujar Afifuddin. "Misalnya di salah satu daerah di Sulawesi Utara posisinya memang masih dalam posisi positif."

"Tentu di tempat lain karena data ini juga ditarik sebelum-sebelum hari ini," imbuhnya. "Jadi kita harap kemudian situasinya tidak lebih buruk dari itu artinya semua yang terpapar positif itu kemudian sudah sembuh dan lain-lain."

Terkait dengan opsi mengganti KPPS, diungkap Bawaslu merupakan tantangan karena belum diatur dalam peraturan. Sementara disampaikan oleh Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar, kejadian KPPS yang positif namun tetap bekerja ini terjadi di Sulawesi Utara.

Selain itu, Bawaslu juga menerima laporan ada TPS yang tidak terdapat tempat cuci tangan di 1.454 TPS. Serta ada pula TPS yang belum menyediakan TPS khusus bagi pemilih yang bersuhu tinggi.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait