PA 212 Ikuti Arahan Habib Rizieq Soal Insiden Bentrok yang Tewaskan 6 Laskar FPI
Nasional

Juru bicara PA 212, Haikal Hassan, mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum, oleh sebab itu segala pengusutan kasus disebutnya harus ditempuh melalui jalur hukum.

WowKeren - Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq telah mengimbau kepada para pendukungnya untuk menahan diri atas kasus bentrok yang menewaskan enam orang laskar FPI. Persaudaraan Alumni (PA) 212 lantas memastikan akan mengikuti arahan Habib Rizieq tersebut.

"Tentang kejadian ini semua, tentang keadaan, tentang kejadian, kami mengikuti arahan beliau," tutur juru bicara PA 212, Haikal Hassan, dilansir detikcom pada Kamis (10/12). Selain itu, Haikal juga mendukung Habib Rizieq yang berencana menempuh prosedur hukum dan bahkan telah mengundang sejumlah pihak untuk membantu.

"Namun yang menempuh itu bukan PA 212 tetapi elemen masyarakat yang saat ini ramai-ramai telah menyatakan bergabung untuk meminta diusut," ungkap Haikal. "Sehingga dari pihak HRS center sudah mengundang secara terbuka, mengundang pakar hukum kemudian berbagai macam organisasi yang menyatakan diri bergabung, bahkan sampai Amnesti Internasional untuk mengusut kasus ini."

Lebih lanjut, Haikal mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Oleh sebab itu, Haikal menyebut bahwa segala pengusutan kasus harus ditempuh melalui jalur hukum. "Harus kita tempuh dengan jalur hukum karena negara kita negara hukum dan kita percaya kan itu," terang Haikal.


Sebelumnya, Habib Rizieq memastikan akan ikut mengungkap kasus yang menewaskan enam laskar FPI tersebut. Habib Rizieq berjanji akan menempuh jalur hukum demi menuntut keadilan atas keenam laskar yang disebutnya tak bersenjata itu.

"Kita sampaikan pada semua seluruh bangsa Indonesia kami akan menempuh jalur hukum secara prosedur," ujar Rizieq dalam rekaman suara tersebut, Rabu (9/12). "Kami akan kejar siapa pun yang terlibat dalam pembantaian ini. Kami tak akan biarkan mereka tidur tenang."

Karena itulah Rizieq mengimbau kepada para pendukungnya untuk menahan diri atas kasus ini. Ia menegaskan proses hukum akan dikawal dengan serius.

"Begitu saya minta seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, tahan diri, sabar. Kita hadapi dengan elegan, kita tempuh prosedur hukum yang ada. Lalu kalau prosedur hukum yang ditempuh dengan membaik," ujar Habib Rizieq.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait