Sri Mulyani bersanding dengan PM Selandia Baru Jacinda Ardern hingga Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia. Ini prestasinya.
- Ruth Meliana
- Kamis, 10 Desember 2020 - 13:48 WIB
WowKeren - Kinerja Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) RI mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Hal ini dibuktikan setelah Sri Mulyani masuk ke dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia (The World’s Most Powerful Women) 2020 yang dibuat oleh media internasional, Forbes.
Sri Mulyani berhasil menduduki peringkat ke-78 dalam daftar yang dirilis pada 8 Desember 2020 itu. Dengan peringkat tersebut, secara otomatis Sri Mulyani berhasil bersangding dengan sejumlah pemimpin wanita hingga publik figur dunia lainnya.
Pasalnya, sejumlah pemimpin wanita dari Perdana Menteri hingga eksekutif perusahaan mendapatkan tempat dalam daftar wanita paling kuat di dunia versi Forbes itu. Sebut saja Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin, Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde, dan Gubernur Tokyo Yuriko Koike.
Berdasarkan penilaian Forbes, Sri Mulyani selama menjabat sebagai Menkeu telah sukses meningkatkan pendapatan negara. Hal ini dilakukannya melalui reformasi perpajakan yang akan memperluas layanan e-filling dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Tak hanya itu, Sri Mulyani juga dinilai selalu vokal dalam mempromosikan kesetaraan gender. Upayanya itu dilakukan saat menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Wanita lulusan Universitas Indonesia (UI) itu juga dinilai layak masuk dalam daftar wanita paling berpengaruh di dunia karena pencapaiannya di tahun lalu. Ia berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai 'Best Minister Award' dalam acara The World Government Summit di tahun 2019.
Indonesia rupanya tidak hanya menempatkan Sri Mulyani dalam daftar wanita paling berpengaruh di dunia. Nama Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati juga berhasil menembus daftar Forbes di peringkat 25.
Dalam ulasannya, Forbes menulis sosok Nicke dipercaya pemerintah Indonesia untuk memimpin BUMN terbesar di negeri ini. Pada Juni 2020, pemerintah bahkan menyebut Nicke masih yang terbaik untuk memimpin Pertamina dan dapat melaksanakan tugas-tugas yang diberikan dengan baik.
(wk/lian)