Ini Kata FPI Usai Polisi Ungkap Bukti Jelaga Di Tubuh Pengawal HRS Yang Tewas
Nasional

Polri baru saja mengungkapkan bukti jelaga di salah satu tubuh pengawal Habib Rizieq Shihab yang ditembak mati. Begini tanggapan dari Front Pembela Islam (FPI).

WowKeren - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengungkapkan salah satu bukti terkait insiden bentrokan pengawal Habib Rizieq Shihab dengan aparat keamanan. Insiden bentrokan yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu ini telah menewaskan 6 orang laskar Front Pembela Islam (FPI).

Polisi menjelaskan pihaknya menembak mati 6 pengawal HRS karena mereka melakukan penyerangan terlebih dahulu. Hal ini dibuktikan dengan senjata dan jelaga senjata api di tangan pelaku.

”Terkait dengan hasil penyidikan sementara, kami peroleh fakta bahwa ditemukan senjata api dan senjata tajam di TKP,” kata Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Irjen Listyo Sigit Prabowo di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta pada Kamis (10/12). “Ditemukan penggunaan senjata api dengan didapatnya jelaga di tangan pelaku.”

FPI pun langsung balas memberikan tanggapan mengenai temuan bukti tersebut. “Itu hak pihak kepolisian untuk klaim hal tersebut,” kata Wakil Sekretaris Umum FPI, Aziz Yanuar seperti dilansir dari Detik pada Kamis (10/12).


Sementara itu, pengacara FPI turut menyinggung soal rekaman suara yang berada di tengah masyarakat pasca insiden penembakan. Aziz menyinggung tidak adanya suara senjata tajam dalam isi rekaman tersebut.

”Logika sederhana saja, dengar rekaman voice note yang banyak beredar yang diduga dari para syuhada itu,” terang Aziz. “Kalau memang mereka memegang senjata saat itu, apa ada terdengar soal senjata di situ?"

Lebih lanjut Aziz menjelaskan mengenai hasil ulasannya terhadap rekaman suara yang beredar di media sosial ini. Ia menilai sejumlah orang telah berusaha untuk menghalangi rombongan Habib Rizieq sebelum insiden penembakan. Mereka disebutnya orang tak dikenal atau OTK.

”Untuk apa repot-repot mau mempertahankan dari OTK dimaksud itu dengan mau menabrakkan mobil ke OTK itu?,” papar Aziz. “Kenapa tidak keluarkan senjatanya saat itu? Itu karena upaya tidak ada selain melarikan diri atau menabrak supaya bisa terhindar dari upaya jahat dari OTK itu kan?”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait