Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, mengimbau agar Pemda segera berkoordinasi dengan Satgas pusat jika mengalami kendala dalam memberikan penanganan corona.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 11 Desember 2020 - 12:00 WIB
WowKeren - Kasus aktif virus corona (COVID-19) rupanya mengalami peningkatan sebesar 1,05 persen. Peningkatan ini tampak dalam data COVID-19 per 6 Desember 2020.
"Saya ingin menyampaikan bahwa kasus aktif nasional mengalami peningkatan. Per 6 Desember 2020 persentase kasus aktif nasional berada pada 14,46 persen atau naik 1,05 persen dibandingkan pekan sebelumnya," tutur Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers pada Kamis (10/12). "Ini tentunya bukan kabar yang baik."
Menurut Wiku, peningkatan kasus aktif ini menunjukkan bahwa masih banyak pasien COVID-19 yang saat ini masih belum sembuh dan dirawat di rumah sakit atau pun menjalani isolasi mandiri. Wiku menyebut peningkatan kasus aktif ini kemungkinan disebabkan oleh perawatan yang dilakukan rumah sakit belum berjalan maksimal.
"Lonjakan kasus aktif ini kemungkinan disebabkan karena perawatan yang diberikan belum berjalan maksimal," jelas Wiku. "Sehingga mereka yang masih positif Covid-19 masih harus dirawat. Saya minta kepada pemda untuk benar- benar bekerja keras memberikan penanganan yang baik dan sesuai standar kepada pasien COVID- 19."
Oleh sebab itu, Wiku mengimbau agar pemerintah daerah (Pemda) segera berkoordinasi dengan Satgas pusat jika mengalami kendala dalam memberikan penanganan COVID-19. Dengan demikian, solusi persoalan tersebut dapat segera diberikan.
"Saya juga meminta agar pasien COVID-19 dapat disiplin mematuhi anjuran dari tenaga kesehatan terkait pengobatan yang dilakukan," ungkap Wiku. "Ingat seluruh tahapan pengobatan yang diberikan tenaga kesehatan merupakan upaya untuk memastikan kesembuhan pasien dari COVID-19."
Sebagai informasi, jumlah kasus aktif COVID-19 di Indonesia juga terus meningkat selama tiga hari terakhir ini. Indonesia mencatatkan 85.345 kasus aktif COVID-19 atau setara 14,5 persen dari jumlah total kasus positif pada 8 Desember 2020.
Kemudian pada 9 Desember 2020, Indonesia mencatatkan 87.284 kasus aktif COVID-19 atau setara dengan 14,7 persen. Dan pada 10 Desember 2020 kemarin, Indonesia mencatatkan 88.622 kasus aktif COVID-19 atau naik lagi menjadi 14,8 persen.
Sementara itu, akumulasi kasus positif COVID-19 di Tanah Air kini telah mencapai 598.933 kasus, dengan rata-rata kasus harian berada di kisaran 5.000 hingga 6.000 sejak awal Desember 2020 lalu. Dari jumlah tersebut, 491.975 dinyatakan telah sembuh dan 18.336 orang dilaporkan meninggal dunia.
(wk/Bert)