Masih menjalani pemeriksaan, Habib Rizieq memberikan pesannya kepada polisi dan masyarakat terkait penembakan yang menewaskan 6 laskar Front Pembela Islam (FPI).
- Ruth Meliana
- Sabtu, 12 Desember 2020 - 21:18 WIB
WowKeren - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab telah menyerahkan diri ke kepolisian. Ia masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/12) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus kerumunan.
Pemeriksaan Habib Rizieq ini menyita perhatian sejumlah pihak. Terlebih, penetapan tersangka ini hanya berselang 1 bulan sejak kepulangannya dari Arab Saudi pada 10 November lalu.
Saat menjalani pemeriksaan ini, Habib Rizieq turut memberikan pesannya kepada kepolisian. Ia mengingatkan polisi agar pemeriksaannya sebagai tersangka tidak digunakan untuk pengalihan isu.
Ia meminta polisi untuk tetap fokus mengusut tuntas kasus penembakan 6 pengawalnya yang tewas di Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu. Habib Rizieq juga meminta masyarakat untuk ikut mengawal kasus penembakan yang dilakukan polisi ini agar menemui titik terang.
”Habib pesen,” kata Juru Bicara FPI, Munarman kepada wartawan di Polda Metro Jaya seperti dilansir dari Kumparan, Sabtu (12/12). “Kasus yang diperiksa habib ini jangan sampai mengalihkan isu pembunuhan enam laskar FPI.”
Lebih lanjut Munarman menjelaskan saat ini Komnas HAM telah memimpin dan menjadi leading sektor pada pengungkapan kasus penembakan tersebut. Ia juga meminta agar Komnas HAM mau meningkatkan status terkait kasus ini.
”Kita minta Komnas HAM melakukan proses pendalaman,” jelas Munarman. “Dari yang dilakukan selama ini dari pemantauan ditingkatkan jadi penyelidikan.”
Sebelumnya, polisi telah menjelaskan peristiwa penembakan bermula saat anggotanya tengah melakukan penyelidikan terkait rencana pemeriksaan Habib Rizieq atas kasus kerumunan massa. Namun, upaya pemeriksaan polisi itu mendapat hadangan dari beberapa pengikut imam besar FPI itu di jalan.
Tak sampai disitu, kendaraan polisi juga ikut dihadang dan dipepet saat tengah mengikuti kendaraan yang diduga pengikut HRS. Polisi bahkan diserang menggunakan senjata api dan tajam oleh sejumlah pengikut.
Situasi tersebut membuat pihak kepolisian terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur kepada kelompok yang menyerang aparat keamanan. Polisi berhasil melumpuhkan 10 orang yang diduga pengikut Habib Rizieq, dimana 6 orang diantaranya meninggal dunia.
(wk/lian)