Aktris Pemeran Putri Diana Dukung Netflix yang Tolak Beri Label Fiksi pada 'The Crown'
TV

Sebelumnya, pemerintah Inggris mengatakan 'The Crown' harus memberikan label bahwa acara tersebut adalah fiksi, demi menghindari kerusakan citra keluarga Kerajaan Inggris.

WowKeren - Pemeran Putri Diana dalam serial "The Crown", Emma Corrin, mendukung keputusan layanan streaming Netflix untuk tidak memberikan label fiksi pada serial yang ia bintangi tersebut.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam salah satu episode podcast milik Variety dan iHeart yang bernama The Big Ticket. Menurutnya, "The Crown" terlihat jelas merupakan dramatisasi sehingga tak perlu memberikan label fiksi.

"Sangat jelas ini versi dramatisasi dari suatu peristiwa. Ini fiksi yang dibuat sama dengan (serial) 'Succession' di mana orang tidak salah mengira apa yang sebenarnya terjadi pada Murdoch," kata Corrin.

"Succession" yang dimaksud Corrin adalah serial yang mengisahkan keluarga Roy. Keluarga ini dipimpin Logan Roy yang mendirikan perusahaan media dan hiburan bernama Waystar RoyCo.

Pembuatan serial itu terinspirasi dari kejadian nyata pada keluarga Murdoch. Keluarga ini dikenal dengan perusahaan media internasional yang berada di Australia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Dengan contoh serial tersebut, Corrin mendukung Netflix untuk tidak memberikan label fiksi pada "The Crown". Namun, di sisi lain ia memahami permintaan untuk memberi label fiksi dari sejumlah pihak.


"Saya juga memahami (permintaan) dari pihak yang sensitif dan ingin melindungi keluarga kerajaan dan Diana," kata Corrin.

Sebelumnya, pemerintah Inggris mengatakan serial "The Crown" yang diproduksi Netflix harus memberikan keterangan jelas bahwa acara tersebut adalah fiksi semata, demi menghindari kerusakan citra keluarga Kerajaan Inggris.

Namun, Netflix dengan tegas menolak memberikan label khusus fiksi ke serial "The Crown". "Kami selalu menghadirkan The Crown sebagai sebuah drama, dan kami amat yakin setiap pelanggan kami mengerti itu adalah sebuah karya fiksi yang secara umum berdasarkan kisah sejarah," kata Netflix dalam sebuah pernyataan.

"Sebagai hasilnya, kami tak berencana, dan tak melihat pentingnya, penambahan label atau pernyataan khusus," lanjut pernyataan tersebut.

Pernyataan ini datang setelah pekan lalu, Pemerintah Inggris ingin serial "The Crown" memberikan keterangan jelas bahwa acara tersebut adalah fiksi semata dan bukan fakta. "Itu adalah karya fiksi yang diproduksi dengan indah, jadi seperti produksi TV lainnya, hanya saja Netflix harusnya sangat jelas (karya fiksi) pada awalnya," kata Menteri Budaya Inggris, Oliver Dowden.

"Tanpa (keterangan) itu, saya mengkhawatirkan generasi penonton yang tak hidup di masa tersebut akan salah mengira fiksi sebagai fakta," lanjutnya.

Dowden bahkan diduga akan mengirim surat secara resmi kepada Netflix yang berisi permintaan penambahan "label fiksi" di awal setiap episodenya. Pihak yang dekat dengan keluarga Kerajaan Inggris khawatir adegan fiksi dalam serial itu akan menyakiti monarki, terutama Pangeran Charles sebagai pewaris takhta.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!