Akhirnya Terungkap Penyebab Penyakit Misterius yang Bikin Ratusan Warga India Masuk RS
Dunia

Peneliti India akhirnya berhasil mengidentifikasi penyebab di balik wabah penyakit misterius yang membuat ratusan warga dilarikan ke rumah sakit. Begini penjelasan selengkapnya.

WowKeren - Beberapa waktu lalu India dibuat geger dengan temuan kasus penyakit misterius di Eluru, Andhra Pradesh. Tak main-main, ratusan warga sampai dirawat di rumah sakit dengan keluhan mual, muntah, sampai kejang-kejang.

Penelitian besar-besaran tentang penyakit misterius itu pun digelar, yang belakangan sudah menemui titik terang. Ilmuwan dari All India Institute of Medical Sciences (AIIMS) mengungkap ada kandungan logam berat berjenis nikel ditemukan dalam sampel susu yang dikumpulkan di Kota Eluru.

Sampel logam berat itu rupanya juga ditemukan di peredaran darah pasien terkait. Selain nikel, peneliti juga mendapati kandungan timbal yang berlebihan di peredaran darah pasien terkait.

"Adanya nikel dalam sampel susu merupakan sesuatu yang menjadi peringatan bagi kami," terang pengawas medis Rumah Sakit Distrik Eluru, Avr Mohan, seperti dilansir dari Aljazeera. "Seharusnya tidak ada dalam sampel susu. Ini mengkhawatirkan."


Kendati demikian, sampai saat ini Mohan yang juga menjabat sebagai koordinator dinas kesehatan kabupaten mengatakan para ilmuwan belum tahu mengapa logam ditemukan dalam sampel susu. Meski kemungkinan logam itu berasal dari pestisida.

Sebelumnya Kepala Menteri Andhra Pradesh, YS Jaganmohan Reddy juga sempat mengungkap hasil penelitian serupa. AIIMS dan Institut Teknologi Kimia India menemukan timbal dan nikel dalam sampel darah para korban. "Tetapi tidak ditemukan apapun di dalam air," demikian bunyi laporan, seperti dikutip dari Hindustan Times, Sabtu (12/12).

Bukan cuma logam berat timbal dan nikel, peneliti National Institute of Nutrition menemukan jejak merkuri dalam beras. Kemudian ada residu pestisida dan herbisida dalam jumlah berlebih di sayuran. Residu organofosfat juga ditemukan dalam jumlah berlebihan di daerah pasien.

"Ini harus dipelajari bagaimana mereka memasuki manusia," terang mereka, dikutip pada Sabtu (19/12). Padahal penelitian dari berbagai sektor, seperti kualitas udara dan air, mengungkap tak ada kandungan logam berat.

Sebelumnya kecurigaan bahwa penyakit misterius ini disebabkan cemaran logam berat timbul usai otoritas terkait tak menemukan kontaminasi bakteri ataupun virus pada sampel darah pasien. Namun kekinian ketika sudah diketahui berasal dari cemaran logam berat pun, peneliti masih harus bekerja ekstra menelusuri asal-muasal kontaminasi.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts