Sejumlah Pejabat Daerah Batal Divaksin Corona, Ada Apa?
Nasional

Dari 14 orang unsur kepala daerah dan Forkompinda di Banten yang disuntik vaksin pada Kamis (14/1) hari ini ada beberapa orang yang tidak melaksanakan vaksinasi. Kenapa?

WowKeren - Pemerintah tengah melaksanakan vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Pada Kamis (14/1) hari ini, sejumlah kepala daerah di Tanah Air akan disuntik vaksin COVID-19 buatan Sinovac Tiongkok.

Namun, dari 14 orang unsur kepala daerah dan Forkompinda Banten yang disuntik vaksin hari ini ada beberapa orang yang tidak melaksanakan vaksinasi. Hal ini disebabkan adanya masalah kesehatan pada orang-orang tersebut.

Kadinkes Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan yang ditunda vaksinasi adalah Wali Kota Tangerang, perwakilan dari Pemkot Cilegon, Danrem Maulana Yusuf, Kapolda Banten dan Wali Kota Serang. "Semua rata-rata tensi tinggi, kita istirahatkan. Kemudian dua kali kita ulang lagi masih tinggi juga. Untuk itu kita tunda karena syarat penyuntikan vaksin tidak boleh tinggi," kata Ati di Pendopo Kabupaten Tangerang, Jalan Kisamaun Nomor 1, Kota Tangerang, Kamis (14/1).

Vaksinasi untuk mereka ditunda sampai kondisi membaik. Kemungkinan, tensi darah yang tinggi disebabkan oleh aktivitas yang padat dan kelelahan. "Tensi tinggi kadangkala karena kelelahan, kepala daerah wali kota, Kapolda, Danrem capai, jadi divaksinasi ketika kondisi kesehatan membaik," ujarnya.


Tim kesehatan akan akan terus mengontrol kepala daerah yang batal divaksinasi tersebut. Ia telah meminta jika kondisi membaik, mereka akan divaksinasi di bulan ini juga.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat diperiksa, tensi darahnya mencapai 151. Ia kemudian diistirahatkan namun saat diperiksa kedua tensinya pun cukup tinggi. "Sedangkan normalnya di bawah 140, saran dokter jantung ditunda sampai kondisi tensi normal, (sampai kapan) nggak tahu, tentunya saya akan konsultasi dengan dokter yang ada, yang penting aman," ujarnya.

Sekedar informasi, vaksinasi pertama di Banten ini dilaksanakan untuk kepala daerah dan Forkompinda dengan total 14 orang. Kepala daerah antara lain Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Bupati Pandegklang Irna Narulita, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Bupati Serang Tatu Chasanah, Wali Kota Serang Syafrudin, dan Walkot Tangerang Arief Wismansyah.

Selain itu ada juga Sekda Banten Almuktabar, Kapolda Banten, Kajati Banten, Danrem 064 Maulana Yusuf dan Ketua DPRD Banten Andra Soni dan perwakilan dari Pemkot Cilegon.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts