Jangan Khawatir! Kemenkes Tegaskan Pasien Efek Samping Vaksin COVID-19 Bakal Ditanggung Pemerintah
Nasional
Vaksin COVID-19

Kementerian Kesehatan menegaskan pemerintah akan bertanggung jawab penuh jika ada penerima vaksin Corona yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca ImunisasI (KIPI).

WowKeren - Masyarakat blak-blakan mengungkapkan kekhawatiran soal program vaksinasi COVID-19 yang sudah dimulai Indonesia pada Rabu (13/1) kemarin. Salah satu yang dikhawatirkan adalah perihal efek samping yang bisa diterima pasca imunisasi.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan memastikan pemerintah tidak akan lepas tangan jika timbul efek samping. Sebab sejak awal program vaksinasi ini dirancang, ditegaskan Kemenkes, akan diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Termasuk jika individu yang bersangkutan kemudian menderita Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), maka biaya perawatannya juga akan ditanggung pemerintah. Begini penjelasan Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi.

"Terkait kejadian ikutan pasca imunisasi akan dilakukan tentunya penanganan dan penanganan ini menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat tidak akan membayar sama sekali terkait kejadian pasca imunisasinya," ujar Nadia, Kamis (14/1).


Namun pada berbagai kesempatan sebelumnya, otoritas berwenang sudah menegaskan bahwa vaksin Corona yang diproduksi Sinovac ini tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Bukan cuma itu, berdasarkan data interim uji klinis fase III vaksin dengan merek dagang CoronaVac tersebut juga terbukti manjur sampai 65,3 persen.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengungkap efek samping vaksin COVID-19 sejauh ini termasuk kategori ringan sampai sedang. Efek samping yang teramati tidak berbahaya dan nantinya bisa pulih kembali.

Dikutip dari laporan uji klinis vaksin Sinovac yang dilansir Detik Health, efek samping yang dirasakan umumnya terbagi dua, yakni efek samping lokal dan sistemik. Efek samping lokalnya antara lain nyeri, indurasi atau iritasi, kemerahan, dan pembengkakan. Sedangkan efek samping sistemik yang dialami meliputi myalgia atau nyeri otot, fatigue atau kelelahan, dan demam.

Dalam kesempatan berbeda, Presiden Joko Widodo mengaku merasakan sedikit pegal sekitar 2 jam setelah menerima vaksin Sinovac. "Ndak terasa apa-apa, waktu suntik ya. Tapi setelah dua jam, agak pegal dikit. Agak pegal dikit," ungkap Jokowi.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts