2021 Belum Genap Sebulan, Empat Ribu Orang Dilaporkan Tewas Akibat Bencana dan COVID-19
Nasional
Gempa Majene Sulbar

Di tengah tingginya lonjakan kasus COVID-19 usai libur Nataru, Indonesia terus dilanda bencana di awal tahun 2021 ini. Peristiwa ini menyebabkan ribuan jiwa melayang.

WowKeren - Di tengah tingginya lonjakan kasus COVID-19 usai libur Nataru, Indonesia terus dilanda bencana di awal tahun 2021 ini. Mulai dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada 9 Januari, longsor, banjir hingga gunung meletus yang terjadi di berbagai wilayah.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 diketahui mengangkut 60 orang dengan rincian 50 penumpang serta 12 awak pesawat. Sejauh ini, pihak terkait telah memastikan kematian 29 orang dalam pesawat tersebut.

Di hari yang sama, bencana tanah longsor terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Bencana ini telah menewaskan 32 orang hingga hari Minggu (17/1) kemarin. Di samping itu, 8 orang dilaporkan hilang, 25 lainnya mengalami luka-luka dan 1.020 jiwa harus mengungsi.

Pekan berikutnya, Indonesia kembali dilanda bencana alam. Banjir besar menerjang wilayah Kalimantan Selatan yang menyebabkan 10 kabupaten/kota terendam air bah. Hingga Senin (18/1), BNPB telah melaporkan jumlah korban jiwa akibat bencana ini mencapai 15 orang.


Selanjutnya pada Kamis (14/1) dan Jumat (15/1), Kabupaten Mamuju dan Majene Sulawesi Barat diguncang gempa besar dengan kekuatan magnitudo 6,2. Hingga Senin (18/1) hari ini, 81 orang telah dilaporkan tewas karena peristiwa tersebut.

Di samping itu, peningkatan kasus positif Corona di Tanah Air juga tak boleh dipandang sebelah mata. Dalam beberapa hari terakhir, jumlah masyarakat yang terkena dan meninggal karena COVID-19 terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan catatan dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19, jumlah kasus positif Corona di RI pada 1-17 Januari mengalami pertambahan hingga 164.731 kasus. Di periode yang sama, jumlah kematian karena virus asal Wuhan tersebut melonjak tajam hingga 3.849 kasus.

Jika ditotal secara keseluruhan, lebih dari empat ribu masyarakat Indonesia telah meninggal karena bencana dan COVID-19 di awal tahun 2021. Ini merupakan angka yang cukup besar, terlebih 2021 belum genap satu bulan berjalan.

Sehubungan dengan rentetan peristiwa tersebut, Presiden Joko Widodo sempat menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan bencana di Tanah Air. "Kita ingin baik pemerintah daerah, pemerintah pusat, selalu hadir di tengah masyarakat dalam keadaan bencana ini," kata Presiden melalui siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (15/1) lalu.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts