Gunung Semeru Status Waspada, Pengungsi Putuskan Pulang Ke Rumah
AFP/Juni Kriswanto
Nasional
Gunung Semeru Erupsi

Sejak meletus pada Sabtu (16/1) lalu hingga sekarang, Gunung Semeru masih berada di level II Waspada. Kini, warga yang sempat mengungsi mulai kembali pulang ke rumah. Sudah aman?

WowKeren - Gunung Semeru telah meletus dan memuntahkan awan panas pada Sabtu (16/1) lalu lalu. Sejak meletus hingga sekarang, Gunung Semeru sama sekali tidak mengalami perubahan dan tetap berada di level II atau Waspada.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) melaporkan kondisi Gunung Semeru saat ini sudah mulai normal. Hal ini membuat sejumlah warga yang sempat mengungsi mulai kembali ke rumah mereka masing-masing.

“Sekarang di kawasan lereng Gunung Semeru sudah landai dan sudah tidak ada lagi yang mengungsi,” ujar Kepala Seksi (Kasi) BPBD Jatim, Satriyo Nur Seno seperti dilansir dari Liputan6, Senin (18/1). “Warga pengungsi sudah kembali ke rumah mereka masing-masing.”

BPBD lantas memberikan peringatan kepada warga yang memutuskan kembali pulang untuk tetap waspada. Pasalnya, masih ada kemungkinan Gunung Semeru akan mengalami erupsi susulan.


Apalagi, laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) status Gunung Semeru masih berada di level II waspada. Satriyo juga menjelaskan jika pihaknya telah menarik personel atau petugas dari lereng Semeru.

Tim personel itu sekarang telah digeser ke Kabupaten Jember untuk membantu penanganan banjir yang sempat menggenangi dua kecamatan.”Tapi TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD Lumajang masih di sana (lereng Semeru), untuk provinsi tadi malam kami geser ke Jember,” jelas Satriyo.

Sebelumnya, Plt Kalaska BPBD Jatim Yanuar Rachmadi juga telah mengimbau agar warga setempat tidak beraktivitas dalam radius 1 km dari kawah atau puncak Semeru. Mereka juga dilarang beraktivitas dalam jarak 4 km arah bukaan kawah di sektor selatan-tenggara.

”Kami juga meminta warga tidak panik, namun tetap waspada terhadap awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru,” pesan Yanuar. “Warga juga harus waspada jika terjadi gejala erupsi susulan.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts