Persoalan Stunting Makin Serius, Jokowi Prediksi Angkanya Naik Karena Pandemi
Twitter/jokowi
Nasional

Tingginya angka stunting atau gizi buruk menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden bahkan memperkirakan jumlahnya mengalami peningkatan karena pandemi virus Corona.

WowKeren - Persoalan stunting atau gizi buruk pada anak-anak di tanah air kian mengkhawatirkan. Pasalnya Indonesia menduduki peringkat keempat terbanyak di dunia terkait kondisi ini. Di tahun 2019, 6,3 juta dari 23 juta balita mengalami stunting.

Sehubungan dengan permasalahan ini, Presiden Joko Widodo memprediksi jumlah bayi penderita stunting akan mengalami peningkatan karena pandemi virus Corona. "Angka stunting kita di tahun 2019 masih di angka 27,6 persen. Angka ini diperkirakan akan naik karena adanya pandemi di 2020 dan sekarang ini," kata Jokowi seperti dilansir dari KompasTV pada Jumat (29/1).

Presiden kemudian membahas tentang program luar biasa penanganan stunting yang ditarget turun hingga 14 persen di tahun 2024. "Target 2024 14 persen itu bukan target yang enteng. Tetapi, kalau kita bekerja dengan serius, lapangannya terkuasai, bekerjasama, berkolaborasi, saya kira penurunan angka stunting akan bisa kita lakukan secara signifikan," jelasnya.


Untuk memimpin penanganan stunting di tanah air, presiden telah menunjuk BKKBN yang dibantu oleh kementerian dan lembaga terkait. "Saya tegaskan di sini bahwa sebagai ketua pelaksanaan stunting ini nanti seluruh kementerian lembaga yang berkaitan dengan kegiatan- kegiatan ini, karena yang memiliki infrastruktur, organisasi sampai ke bawah adalah BKKBN," terangnya.

"Jadi kegiatan-kegiatan itu nantinya akan dikoordinasi oleh Menko PMK dan ketua pelaksanaannya ada di Kepala BKKBN. Artinya apa, BKKBN memegang kendali pencegahan stunting mulai saat ini," pungkas mantan Wali Kota Solo tersebut.

Sementara itu, persoalan stunting berpotensi mengganggu sumber daya manusia di masa depan. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy beberapa waktu lalu.

"Kalau anak atau bayi sudah terlanjur kena stunting pada usia seribu hari awal kehidupan, maka perkembangan kecerdasannya itu tidak bisa optimal sampai nanti dewasa menjadi usia produktif," ujar Muhadjir seperti dilansir dari Detik.com pada Jumat (29/1).

(wk/eval)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait