Anies Baswedan Guyon Soal Berkendara Jam 2 Pagi Agar Tak Kena Macet, Langsung 'Diserang' PDIP
Instagram/aniesbaswedan
Nasional

Anggota F-PDIP DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, menyayangkan kelakar yang disampaikan Anies Baswedan dalam launching buku akhir pekan lalu tersebut.

WowKeren - Dalam sebuah acara launching buku belum lama ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak jika DKI Jakarta diasosiasikan dengan kemacetan. Ia pun menyarankan agar pengendara melintas di jalanan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari agar terhindar dari kemacetan.

"Jam 2 pagi Jakarta itu sepi. Jadi, kalau bebas macet, jalanlah jam 2 pagi. Enggak ada kendaraan di situ," ujar Anies, Sabtu (30/1). Tentu saja pernyataan ini disampaikan dalam konteks kelakar demi meringankan suasana.

Namun tampaknya upaya Anies berkelakar ini malah ditanggapi miring oleh PDI Perjuangan. Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, menilai candaan tersebut disampaikan pada waktu yang kurang tepat.

Dalam pandangan Gilbert, seharusnya Anies tidak berkelakar soal kemacetan seperti itu. Justru semestinya sang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan solusi dari kemacetan yang merupakan masalah mengakar di Jakarta selama ini.


"Soal canda bisa di suasana yang lebih santai dan tidak resmi," tutur Gilbert, Selasa (2/2). Malah alih-alih kelakar, Gilbert justru menilai pernyataan Anies itu selayaknya ledekan lantaran memang pukul 02.00 WIB bukan waktu yang tepat untuk berkendara sebab warga masih beristirahat di kediaman masing-masing.

"Orang berangkat ke kantor pukul 02.00 WIB pagi, karena di mana-mana memang tidak macet. Itu jam tidur," ujar Gilbert, dilansir dari Suara. "Tapi seharusnya yang disampaikan solusi kemacetan saja."

Menurut Gilbert, Anies sejauh ini belum bisa menunjukkan solusi konkret dalam mengatasi kemacetan. Seperti misalnya program JakLingko yang digadang-gadang bisa menjadi terobosan mengatasi kemacetan sampai saat ini juga belum rampung.

"Tidak ada upaya yang bermakna untuk membantu menguraikannya. JakLingko baru sebatas wacana," pungkas Gilbert. "Kalau Anies tidak terima, beri bukti apa yang sudah dikerjakan."

Kelakar yang malah berbuntut panjang ini diketahui disampaikan Anies dalam acara Launching Buku Potret Jakarta 2020: Kolaborasi Melawan Pandemi akhir pekan lalu. Bukan cuma soal kemacetan dan ajakan agar melintasi jalanan pukul 02.00 WIB dini hari, Anies juga sempat menyoroti Wisma Atlet yang menurutnya akan diingat sebagai tempat bersejarah soal pandemi COVID-19.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait