Ganjar Pranowo Beri Waktu Seminggu Buat Vaksinasi Petugas Pelayanan Publik, Bagaimana Strateginya?
Instagram/ganjar_pranowo
Nasional

Ganjar Pranowo menargetkan vaksinasi terhadap petugas pelayanan publik di Jawa Tengah bisa selesai dalam waktu sepekan. Lantas, seperti apa strateginya?

WowKeren - Setiap kepala daerah memiliki target dan strategi dalam mensukseskan vaksinasi COVID-19 di tanah air. Salah satunya adalah Ganjar Pranowo yang saat ini tengah menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Dalam dialog terkait vaksinasi COVID-19 yang disiarkan melalui kanal YouTube Kemenkominfo TV, Ganjar menargetkan vaksinasi untuk petugas pelayanan publik bisa selesai dalam waktu seminggu.

Ganjar menyebut jika SDM dan tempat sudah siap, pihaknya akan mulai melakukan vaksinasi terhadap petugas pelayanan publik pekan depan. "Kalau skenario percepatan ini bisa dilakukan, SDM-nya siap, tempatnya sudah siap dan tidak sulit ternyata, maka Insya Allah minggu depan kita sudah akan masuk pada pelayanan publik," ujarnya.

Dia melanjutkan, "Sehingga kalau pelayanan publik memang, karena itu TNI, Polri, ASN, semua yang ada di jajaran pemerintah, maka saya tadi pagi sudah menyiapkan, siapkan nakesnya, vaksinatornya, siapkan tempat-tempatnya. Saran saya memang ke masing-masing dinas."

"Saya minta seluruh pemimpin untuk bertanggung jawab. Seluruh kepala dinas saya perintahkan, Anda bertanggung jawab untuk seluruh pelayan publik di tempat Anda. Saya menargetkan jangan lama-lama, jangan lebih dari seminggu," imbuhnya.


Lantas, strategi seperti apa yang dimiliki oleh Ganjar untuk mencapai target tersebut? Berkaitan dengan ini, ia mengklaim bahwa Jateng memiliki tenaga vaksinator yang bisa melakukan penyuntikan kepada minimal 200 orang di rumah sakit dan 50 orang di puskesmas per harinya.

"Saya ketemu vaksinator kemarin. Saya stafnya kalau Anda berdiri nunggu orang disuntik sampai 100 orang kuat gak? Katanya gak ada masalah. Maka langsung kita hitung-hitungan, maka saat itu saya komunikasi dengan Pak Menkes juga, lalu kita genjot Puskesmas minimum satu hari 50, rumah sakit minum 200. Aku gambar kemarin," jelasnya.

"Jadi artinya sebenarnya, percepatan itu bisa dilakukan. Saya terkejut juga ketika kemudian kemarin rilis dari Kemenkes, oh ternyata yang vaksin pertama dari 50 kabupaten/kota yang ada, 'Pak Ganjar ini 20 dari Jawa Tengah loh pak', saya malah kaget," terangnya.

"Maka terus kemudian, itu menjadi makin semangat. Saya kasih penghargaan-lah 5 dari kabupaten/kota yang ada. 'Wali Kota, Ibu Bupati, Anda ternyata yang the best. Tolong Anda gas lagi'. Terus saya announce ke publik, dan ternyata membikin yang lain gak enak. Jadi artinya ini bisa membangun semangat kawan-kawan yang di lapangan," pungkasnya.

Sementara itu, pemerintah menargetkan vaksinasi kepada 181,5 juta penduduk di tanah air. Untuk mewujudkannya, pemerintah telah memesan 426 juta dosis vaksin dari berbagai perusahaan internasional. Di samping itu, negara juga menyiapkan 30 ribu vaksinator, 10 ribu puskesmas dan 3 ribu rumah sakit guna mensukseskan program ini.

(wk/eval)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait