WHO Bela Vaksin AstraZeneca Meski Tak Mempan Lawan Varian COVID-19 Afsel
AP/Jerome Delay
Dunia

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meyakinkan bahwa vaksin buatan Inggris AstraZeneca masih menjadi alat vital untuk melawan mutasi virus corona asal Afrika Selatan.

WowKeren - Vaksin COVID-19 AstraZeneca kembali menjadi sorotan beberapa waktu terakhir. Hal ini dikarenakan vaksin tersebut terbukti tak mempan dalam melawan mutasi virus corona Afrika Selatan.

Meski begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meyakinkan bahwa vaksin buatan Inggris tersebut dapat mencegah kasus penyakit yang parah pada pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit. Pernyataan ini dirilis menyusul pemerintah Afrika Selatan yang menghentikan program vaksinasi dengan vaksin tersebut.

Menurut data dalam uji coba yang dilakukan, vaksin AstraZeneca tidak bisa mengatasi varian baru COVID-19 Afsel pada kasus ringan dan sedang. “Melihat bukti pada vaksin AstraZeneca, di sejumlah uji coba, sangat jelas bahwa (vaksin AstraZeneca) memiliki khasiat terhadap penyakit parah, rawat inap, dan kematian,” kata Katherine O’Brien, direktur program imunisasi WHO.


Dr. O'Brien dan pejabat senior WHO lainnya menyarankan agar badan tersebut mencantumkan vaksin AstraZeneca — dipandang sebagai landasan dalam perang dunia melawan pandemi berkat biayanya yang rendah, target volume tinggi, dan penyimpanan mudah — untuk penggunaan darurat pekan ini. "Ada pandangan yang sangat positif tentang melanjutkan penggunaan vaksin, termasuk dalam pengaturan di mana varian beredar," katanya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Afsel, Zweki Mkhizze mengatakan jika vaksin AstraZeneca tidak mempan untuk pasien infeksi varian COVID-19 501Y.V2 yang mengalami gejala ringan hingga sedang. Untuk itu pemerintah Afsel memutuskan untuk menunda distribusi vaksin COVID-19. "Ini adalah masalah sementara, sehingga kami harus menahan AstraZeneca sampai kami mencari tahu masalahnya," ujarnya.

Vaksin AstraZeneca merupakan bagian penting dari Covax, sebuah program yang diinisiasi untuk memberikan kesempatan bagi negara dunia ketiga dan menjamin kelayakan distribusi vaksin ke seluruh dunia. Terhitung hampir 337,2 juta dosis vaksin yang dipersiapkan Covax untuk dikirim ke 145 negara sampai pertengahan tahun.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait