Anies mengungkapkan bahwa wilayah tersebut terendam banjir saat ia berkunjung pada 2017 silam. Adapun warga Cipinang Melayu memang langganan menjadi korban banjir akibat luapan air dari Kali Sunter.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 10 Februari 2021 - 09:51 WIB
WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan kunjungan ke Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur. Dalam kesempatan tersebut, Anies berkunjung ke RW 04 Cipinang Melayu yang sebelumnya juga sempat ia kunjungi pada 2017 lalu.
Anies lantas mengungkapkan bahwa wilayah tersebut terendam banjir saat ia berkunjung pada 2017 silam. Adapun warga Cipinang Melayu memang langganan menjadi korban banjir akibat luapan air dari Kali Sunter.
Yang menarik, banjir tidak terjadi di Cipinang Melayu pada musim penghujan tahun 2021 ini. Anies menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berupaya keras menangani banjir di Cipinang Melayu dengan belajar dari tahun-tahun sebelumnya.
"Kampung yang dilewati Kali Sunter ini biasanya kalau musim hujan akan terjadi banjir yang amat tinggi, bahkan tahun lalu terendam sampai 3 meter. Tapi pada musim penghujan kali ini tak diterjang banjir," tulis Anies dalam unggahan Instagram-nya, Rabu (10/2). "Kita memberikan perhatian dan penanganan menyeluruh dari hulu Kali Sunter yang kerap kali menjadi penyebab utama dari luapan air ke kampung tersebut."
Lebih lanjut, Anies mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan kegiatan Gerebek Lumpur dengan mengerahkan 15 eskavator di tanggul-tanggul dekat aliran Kali Sunter. Selain itu, Pemprov DKI juga membuat sodetan yang membuat debit air di Kali Sunter lebih terkendali.
"Di sisi selatan Jakarta Timur Waduk Pondok Ranggon dan Waduk Tiu dikeruk," lanjut Anies. "Lalu kemudian disiapkan sodetan khusus sehingga air Kali Sunter dialirkan dan ditahan di waduk, baru mengalir ke sini dengan volume debit yang lebih terkontrol."
Meski demikian, Anies mengaku pihaknya masih memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan agar Cipinang Melayu tak lagi dilanda banjir. Salah satunya adalah dengan menyelesaikan pembangunan tanggul di sepanjang RW 04 dan 03 Cipinang Melayu, karena kini tanggul tersebut masih bersifat temporer.
(wk/Bert)