Setahun COVID-19 Indonesia, Wagub DKI Klaim Wabah di Jakarta Sukses Dikendalikan
Facebook/DKIJakarta
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim bahwa pihaknya telah berhasil mengendalikan wabah virus Corona di wilayah ibu kota. Simak alasannya berikut ini.

WowKeren - Ahmad Riza Patria mengklaim bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil mengendalikan wabah virus Corona di ibu kota. Hal itu ia dasarkan pada persentase angka kematian sekitar 1,6 persen dan kesembuhan yang mencapai 95,3 persen.

"Setahun pandemi Alhamdulillah kita bisa mengendalikan di DKI Jakarta sekalipun angkanya masih cukup tinggi. Artinya sekalipun masih cukup tinggi positif hari ini ada 2.098 tapi ini menunjukkan Jakarta mampu mengendalikan cukup baik," kata Riza kepada awak media di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/3).

Selain itu, keberhasilan pengendalian wabah di Jakarta juga terlihat dari menurunnya data keterisian tempat tidur isolasi maupun ICU untuk pasien COVID-19. Secara lebih detail, tingkat keterisian ruang isolasi saat ini mencapai 64 persen, sedangkan ICU berada di angka 70 persen.

"Kita terus meningkatkan jumlah rumah sakit rujukan, tenaga kesehatan, kemudian puskesmas, laboratorium kita kapasitas 25.143. Selama ini Pemprov terus meningkatkan prasarana pendukung terkait Pengendalian COVID-19 termasuk masker, APD dan sebagainya," imbuhnya.


Sementara itu, Selasa (2/3) hari ini menandai satu tahun pandemi virus Corona di Indonesia. Pasalnya pada 2 Maret 2020 lalu, Presiden Joko Widodo dengan didampingi oleh Mneteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan kasus COVID-19 pertama di Tanah Air.

Kasus tersebut adalah dua warga Depok, yang terkonfirmasi positif Corona setelah melakukan kontak dengan Warga Negara Jepang. Setelah memberikan pengumuman, Presiden mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan tangan, meminimalisir interaksi dengan orang lain dan meningkatkan imunitas tubuh.

Kala itu DKI Jakarta langsung menetapkan status waspada Corona. Ini sesuai dengan instruksi Anies Baswedan dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Virus Corona atau Corona Virus Disease (COVID-19).

Setelah satu tahun berlalu, akumulasi kasus positif COVID-19 di Jakarta telah mencapai 326.509 per Senin (1/3). Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.528 orang dinyatakan meninggal dan 341.793 lainnya berhasil sembuh.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts