Terungkap! Hal Ini yang Bikin Jokowi Sempat Gaungkan 'Benci Produk Asing'
Twitter/jokowi
Nasional

Pernyataan Jokowi tentang 'benci produk asing' menuai banyak perhatian. Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi lantas mengungkapkan hal yang membuat Jokowi sempat menggaungkan hal tersebut.

WowKeren - Presiden Joko Widodo sempat mengajak masyarakat Indonesia mencintai produk dalam negeri dan menggaungkan "benci produk luar negeri". Pernyataan Jokowi tersebut lantas viral dan bahkan menjadi sorotan sejumlah media asing.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi lantas mengungkapkan hal yang membuat Jokowi menyerukan "benci produk asing". Menurut Lutfi, awalnya ia bercerita mengenai isi artikel dari World Economic Forum (WEF) tentang produk hijab lokal yang diadopsi oleh platform perdagangan online (e-commerce) asing dan berujung pada penjualan produk yang sama dengan harga yang lebih murah di Indonesia.

Lutfi mengungkapkan bahwa cara-cara seperti itu dikenal dengan istilah predatory pricing. Konsep ini sangat dilarang oleh dunia perdagangan internasional.

"Ini yang sebetulnya dibenci Pak Jokowi," tutur Lutfi pada Jumat (5/3). "Aksi-aksi ini yang sebenarnya yang tidak boleh ini yang dibenci."


Menurut Lutfi, pengusaha lokal yang memperkerjakan lebih dari 3.000 orang karyawan ini harus mengeluarkan biaya lebih dari USD 650 ribu untuk biaya gaji per tahunnya. Sedangkan perusahaan online yang menjual produk hijab serupa hanya perlu membayar bea masuk sekitar USD 44 ribu karena harga jual produknya jauh lebih murah dibanding produk Indonesia.

"Dilakukan dengan spesial diskon, yang saya katakan kalau dalam istilah perdagangannya namanya predatory pricing, masuk ke Indonesia harganya Rp 1.900," papar Lutfi. "Dan Rp 1.900 lebih mahal dari mentos, bagaimana kita bisa bersaing."

Lebih lanjut, Lutfi juga menegaskan bahwa mekanisme perdagangan internasional harus memenuhi keadilan dan bermanfaat bagi masyarakat. "Nah ini yang kita mau tegakkan, jadi asal ceritanya itu," kata Lutfi.

Di sisi lain, Jokowi sendiri menilai tak ada yang salah dengan pernyataannya yang mengajak warga Indonesia untuk mencintai produk dalam negeri. Jokowi pun heran kenapa pernyataan "benci produk asing" itu ramai diperbincangkan.

"Masa enggak boleh kita enggak suka (produk asing)? Kan boleh saja tidak suka pada produk asing, gitu aja rame," tutur Jokowi saat membuka rapat kerja nasional XVII HIPMI tahun 2021 di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat. "Saya ngomong benci produk asing, gitu aja rame. Boleh kan kita tidak suka pada produk asing."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts